Perpanjang Paspor

Jadi, salah satu hal produktif yang saya lakukan di awal tahun 2017 ini adalah perpanjang paspor! Hahah rencana dipakainya masih lama, tapi ya mumpung ada temen yang mau perpanjang paspor juga, jadi sekalian lah ya supaya ga bengong nungguin sendirian :D

Tempat: Kantor Imigrasi Jakarta Barat (samping Museum Fatahillah di Kota)

Hari/Tanggal: Rabu/18 Januari 2017

Yang dibawa:

  1. Paspor Lama + fotokopi depan belakang
  2. KK asli + fotokopi
  3. Akte Kelahiran asli + fotokopi
  4. KTP asli + fotokopi
  5. ID card kantor + fotokopi –> tambahan, request dari si petugas
  6. Pen hitam

Kronologis:

Tiba di Kantor Imigrasi jam 06.36, dapat antrian Walk In nomor 83. Saya mau bikin e-paspor, jadi ga bisa daftar online. Kudu langsung datang katanya. Pas nyampe di Kantor Imigrasi, disambut oleh Pak Satpam yang bagi-bagi nomor antrian. Masuk ke area tempat duduk, udah banyak banget orang yang nunggu. Rame sih, tapi masi rapi dan semua sabar menunggu.

Jam 07.35 petugas mulai manggilin nomor antrian dari nomor 1 hingga seterusnya. Lumayan bisa diapresiasi nih, karena sebenarnya jam kerja mulai jam 8 pagi, tapi ini masih setengah 8 udah mulai dipanggil.

Tapi nasib, berhubung nomor antriannya 83, akhirnya saya baru dipanggil jam 9 pagi hahahah :( Dipanggil jam 9 itu pun untuk menyerahkan dokumen aja. Dicek asli dan fotokopinya, ditanya mau bikin e paspor atau paspor biasa, dikasi formulir, dan dikasi map untuk diisi. Habis itu semua kelengkapan dokumen yang sudah disatukan dalam map boleh dibawa ke ruang sebelah, untuk… menunggu wawancara.

Sambil nunggu wawancara inilah bolpen hitam kita dibutuhkan! Hahaha soalnya meja untuk ngisi ada di ujung, dan males kalo musti ngisi sambil berdiri. Enakan duduk manis sambil nulis-nulis form sambil nunggu. Jadi kalau ada yang mau perpanjang paspor juga, jangan lupa bawa bolpen hitam yaaa =D

Nah habis inilah kegiatan yang paling menyiksa terjadi. Ntah kenapa nunggu dipanggil wawancaranya lamaaaaaaa banget. Sedih. Mana dari pagi belum makan. Perut udah kelaperan, baru deh sekitar jam 11 kurang dipanggil wawancara. Wawancaranya sih singkat ya, cek dokumen, petugasnya ngetik ini itu, lalu rekam sidik jari, dan pastinya foto.

Selesai wawancara dikasi slip untuk bayar, dan saya ingatt sekali meninggalkan ruangan wawancara jam 11.10. Awesome.

Di slip bayar sih ditulisnya paspor bisa diambil setelah 3 hari kerja. Tapi pas tanya ke petugas, katanya biar aman ambil aja setelah 10 hari kerja. Hahaha yah untungnya ga lagi buru-buru sih ya.. jadi saya manut aja dan berencana ngambil minggu depan, setelah 10 hari kerja.

Bayar paspornya sendiri bisa di Kantor Pos dan di Bank, tapi karena lokasi kantor imigrasi minggu lalu itu dekat sekali dengan BNI Kota, jadi saya bayarnya di bank BNI. Tinggal kasi slipnya, bayar pakai uang cash, dan selesai dalam hitungan detik!

Oiya biaya bikin e paspor ini 655 ribu untuk paspor setebal 48 halaman.

Sampai saat ini sih saya belum sempat ambil paspornya. Tapi kata petugas dan kata blog orang-orang, ambil paspor lebih baik siang hari setelah jam makan siang (sekitar jam 1 gitu) dan ga akan makan waktu lama. Plus harus ngomong secara khusus ke petugasnya kalau mau minta paspor lama untuk diambil sebagai kenang-kenangan. Kalo ga ngomong, nanti disimpan oleh kantor imigrasinya.

Tambahan lagi, beberapa bulan lalu ibu saya dan teman kantor saya sempat perpanjang paspor juga di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan daerah Warung Buncit, dan mereka bilang paspornya udah ga perlu diambil lagi. Paspor yang sudah selesai akan dikirimkan pakai pos ke alamat yang terdaftar.

Waktu itu sih komentar saya, “Ih itu aman? Emang bakal sampe dengan selamat si paspornya? Apa ga mendingan diambil manual aja lagi ya ke kantornya?” Yang mana ternyata aman aman aja. Baik ibu saya maupun teman kantor saya mendapatkan paspor mereka dengan selamat di rumah.

Terus sekarang saya jadi ngiri, tau gitu bikin di Jakarta Selatan juga aja ya biar ga usa balik lagi ke kantor imigrasi buat ngambil paspor yang udah jadi :D

Moral: manusia memang tidak pernah puas…

Moral 2: kalau mau urus paspor, HARUS/KUDU/WAJIB bawa makan ya. Kemarin itu saya nunggu wawancara sampe sakit kepala saking kelaperannya hahahaha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s