Visa Korea

Demi menghapus ingatan masa lalu tentang jalan-jalan yang tragis ke Cina tahun lalu, tahun ini gue dan Bania dan juga Obi berniat main ke Korea. Meskipun kami pernah tinggal di Korea, tetep aja sih kami ga punya visa tinggal atau sejenisnya, jadi pas mau berangkat ini harus tetap apply visa lagi seperti pada umumnya hahah.

Nah untuk ngurus visa kemarin, gue dan Bania sengaja ga pake tur karena toh kedutaan Korea lokasinya dekat dengan kantor kami, dan konon katanya kalau urus sendiri lebih cepat jadi daripada pakai tur.

Fyi, gue karyawan swasta, belum menikah, hendak membuat visa turis single entry, dengan biaya pribadi, tanpa surat undangan dari Korea atau sponsor, dan sebelumnya memang sudah pernah ke Korea. Ini dokumen yang kemarin gue siapkan untuk urus visa:

  • Formulir aplikasi visa (download di sini)
  • Foto 4×6 background putih 2 lembar
  • Paspor asli dan fotokopi (halaman depan dan halaman yang ada cap visanya)
  • Fotokopi KTP & NPWP
  • Fotokopi akte kelahiran
  • Fotokopi KK
  • Fotokopi ID card dan kartu nama kantor
  • Rekening koran 3 bulan terakhir (atau e-Statement dari klik BCA)
  • Surat referensi visa dari bank (gue bikin di BCA Plaza Sentral, bayar 50ribu)
  • Slip gaji 3 bulan terakhir
  • SPT PPh 21
  • Surat keterangan kerja (English)
  • Print tiket pesawat PP
  • Print bookingan penginapan (gue via booking.com biar ga kena charge)

Itu saja dokumen yang gue bawa! Sebenernya ketika mau nyiapin dokumen buat visa kemarin itu, gue banyak belajar dari blog ini sih (makasih banyak yaaa hehe). Terus satu hal yang gue ga siapin kemarin, yaitu itinerary. Alasannya simply karena males. Dan karena dulu ke Korea juga pernah bikin visa terus ga masukin itinerary sama sekali hahaha jadi yaudalah skip.

Lalu perihal harus sedia uang berapa banyak di tabungan, itu sih emang banyak mitosnya ya. Cuma kemarin gue perkirakan aja uang di tabungan sekitar 2 atau hampir 3 kali lipat total pengeluaran selama liburan di Korea. Dan kebetulan gue apply visa setelah gue gajian, huhahahah jadi gak miris-miris banget lah angka di rekening.

Nah, proses nyiapin dokumen terlihar sederhana dan menyenangkan bukan? Tentu saja! Tapi tenang, bukan Sali dan Bania namanya kalau mau jalan-jalan ga ada malapetakanya. Hahahah. Malapetaka ini hampir timbul ketika kami mau apply dan ternyata waktunya mepet banget karena banyak tanggal merah :3

Apply: Selasa, 2 Mei 2017

  • Berangkat dari kantor jam 9, tiba di Konsulat Korea jam 9.15, dapet antrian 42 tapi nomornya sudah berjalan sampai 36 dan geraknya cepat. Selesai jam 9.45, dan katanya visa jadi dalam 6 hari kerja tapi disuru cek dulu di website.

Diperkirakan jadi: Rabu, 10 Mei 2017

Tiket berangkat: Kamis, 11 Mei 2017

IMG_9938

Komedi sih. Jujur kami ga nyangka bakal makan waktu 6 hari kerja, karena seinget kami ga selama itu waktu yang dibutuhkan. Tapi pas ketemu petugas, dia bilang emang peraturannya baru berubah. Terus ada temen kantor yang menenangkan dan bilang, “Gue juga waktu itu apply hari Selasa, eh hari Sabtunya gue cek di web udah beres, dan hari Senin minggu depannya udah bisa diambil.

Sementara kami baru disuru ngambil hari Rabu. Like.. NOOOO

Usut punya usut, ternyata di minggu itu emang tanggal merahnya banyak banget. 3 Mei itu Waisaknya Korea, 5 Mei itu hari anak, terus tanggal 9 Mei ada Pemilu pula. Aku harus apah T__T

Ya ga harus apa-apa juga sih. Banyak-banyak doa aja palingan hahahah. Karena sepanjang minggu itu sambil deg-degan gue dan Bania tiap hari ngecek website kedutaan untuk cek status aplikasi visa, dan hasilnya tetap “Application Received” alias belum approved. Senyumin aja ya kak :)

Untungnya pagi ini, tepat hari Rabu tanggal 10 Mei 2017, gue terbangun dengan wasap ceria dari Bania yang bilang bahwa visa kami udah bisa diambil! Persis seperti perkiraan dari petugas di kedutaannya, hahah ga lebih cepat rupanya. Tetep disyukuri lah ya.. andaikan telat sehari aja, ga bisa terbang besok @.@

(cek status di sini, pilih bahasa Inggris, lalu cari yang Check Application Status)

cek aplikasi

Jadi moral dari cerita ini adalah, jangan apply visa mepet-mepet ya! Nanti jantungan kayak gue :) Oh dan juga, urus visa sendiri gampang kog. Kalau emang tinggal di Jakarta dan punya banyak waktu, saran gue adalah urus sendiri. Biaya hanya 544,000, dan jadinya lebih cepat. Tapi kalau emang ga ada waktu atau rumahnya jauh (ngerti banget lah ya kemacetan Jakarta sekarang kayak apa) ga ada salahnya juga minta tolong tur. Your call!

한국 내일 갑니다!!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s