Team Ican

AKHIRNYA GUE BOLEH NULIS INI!!

Huahaha setelah sekian lama jadi teman main, teman ngeprint, teman memotoran, dan paling awet adalah jadi teman curhat bagi seorang Ican, akhirnya, akhirnyaa, akhirnyaaaa gue bisa dengan mudah menjawab pertanyaan orang yang kebetulan kenal juga sama Ican dan kadang suka kepo, “Eh abis ketemu Ican? Apa kabar dia?”

Seperti misalnya pagi ini. Habis lari di GBK, ketemu sesama PM tapi beda angkatan, lalu ngomongin hal lain yang berujung ke diskusi:

“Eh ketua angkatan lo siapa sih, Sal?”

“Ican'”

“Oohhh Icaan…. apa kabar dia?”

Nah dulu-dulu tuh, pertanyaan kaya gitu pasti jawaban gue template, “Baik, makin jaya di Tokopedia. Emang dasar kompetitor, dianya hepi, gue terseok-seok.” (HEHEHE engga deng, kalimat terakhir biasanya ga disebutkan)

TAPI

SETELAH KEMARIN ADA YANG GO PUBLIC DI GRUP ANGKATAN

AKHIRNYA

TANPA RAGU-RAGU

GUE BISA JAWAB PERTANYAANNYA DENGAN:

“Ican? Baik banget dia. Mau nikah <3 “

Hihihi even sambil ngetik ini pun gue senyum-senyum sendiri. Sebagai teman sepenempatannya Ican, daaan ntah kenapa paling sering dicurhatin Ican soal kisah asmara, gue udah bosen banget ngomongin kisah Ican yang tak kunjung berbuah manis jua (hingga setahun terakhir ini).

Dari awalnya ikutan ceng-cengin Ican pas masih pelatihan IM, terus lanjut di penempatan menyaksikan sendiri Ican beli buku dan poster (iya bukan sih can?) buat dikirim dari Putussibau ke Sangihe, eeh terus balik Jakarta malah pupus, ya pastinya ada lah masa-masa gue jadi setan dan nasehatin buat move on dan nyari calon pendamping yang lain. Habis kan ga tega yha liat kisah cintanya, naik turun naik turun kayak jemuran di musim hujan >.<

Tapi Ican bukan seorang Ican namanya kalau nyerah gitu aja. Dari namanya aja udah jelas: I CAN! (Ga salah sih can Bapak Ibu lo milihin nama dulu).

Dia bisa PDKT bertahun-tahun dan ga capek. Dia bisa maju terus walaupun kompetitor yang ngantri banyak banget :D Dia bisa tiba-tiba cuti terus terbang nemening si Enci yang sakit di pulau sebelah, tanpa kerjaannya terbengkalai. Dia bisa bikin rencana sematang mungkin, dari meniti karir, beli rumah, survei gedung, nyari katering, les bahasa Inggris, SAMBIL KULIAH MALEM S2 yang bentar lagi juga udah mau sidang. Dan pastinya, dia bisa meyakinkan si Enci (dan keluarganya – ini yang penting ya can? :p) untuk memantapkan hati memulai kehidupan rumah tangga berdua.

Jadi iya, kalau dianalogikan kayak jalanan, kisah cintanya Ican itu memang kayak jalanan di Jakarta. Banyak banget hambatannya :)) Ntah yang jalanannya bolong, kebanyakan orang berseliweran, atau ya emang macet aja. Makanya begitu ketemu titik cerah alias jalannya lowong dikit, langsung tancap gas ya can?

WA

Mungkin gue bisa berbangga hati menjadi salah satu dari sangat sedikit orang yang dikirimin foto ini. Ga banyak juga soalnya yang tahu dan mengikuti kisah Ican dan si Enci, apalagi menyangka bahwa mereka akan berujung di pelaminan :)

Tapi yang jelas, gue sekarang sungguh senang akhirnya Ican sebentar lagi akan menikah! Meskipun sedikit terharu ngebayangin temen baik gue akan jadi suami orang, tapi gue dengan senang hati melimpahkan tugas dengerin curhatan Ican ke istrinya kelak. Dan setidaknya mulai sekarang no more kisah-kisah galau soal asmara ya can!

canshas

Jadi, sebagai penutup, gue pengen sok bijak dan menyampaikan ini:

Ican, perjuangan lo berbuah manis. Tapi jangan sedih, ini belum sampai di akhirnya :)) Masih banyak perjuangan lain yang menanti di depan, tapi no worries lah ya, sekarang kan udah ada yang nemenin 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Ihiy!

Dan Shaski….. duh Shas. Lo bener-bener perempuan beruntung. Mungkin banyak yang bilang ke Ican, he’s a lucky guy to finally have you, karena…. yaiyalah ya, ibu peri Shaskia gituh! Tapi sebagai #TeamIcan, gue pengen teriak dan bilang SHASKI LO BERUNTUNG BANGET BISA MEMILIH DAN DIPILIH ICAN. Gue garansi pilihan lo ga salah. Selamat bertumbuh bersama, dan kalo berantem segera baikan yaa!

Selamat, Ican dan Shaski!

WhatsApp Image 2018-03-04 at 3.09.25 PM (1)
Iya Can, Shas, fotonya udah dikirim sejak Lebaran 2017 tapi karena kalian belum siap dikomentarin netizen jadinya baru boleh dipost sekarang… uhmm… iya dimaafin kog :))

Lihat juga testimoni teman-teman lain tentang mereka di sini: Kata Cinta Dari Mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s