Apa yang ada di otak saya ketika lari

Skenario ini secara khusus terjadi tadi malam, pas lari di Soemantri gelap-gelap.

Habis ini makan apa ya?

Ah lagunya terlalu slow, next!

Ini kaki gue bener ga sih arahnya?

Kog kayanya kurang asyik ya geraknya

Kakinya kurang diangkat apah?

Coba.. coba…

Ealah jadi cape. Laper. Habis ini makan apa ya? 

Eh gue punya lagu ini di playlist?

Burger King enak sih kayanya..

Ah tapi masa abis olahraga langsung junkfood .__. brokoli cah di Bakmi GM aja lah.

Tapi bentar, ini udah berapa kilo sih gue lari?

*liat hp*

Naon ieu.. baru segini doang… udah juga laper…

 Apa app nya ngaco ya? Tadi udah gue setting ke km kan?

Atau jangan-jangan yang gue liat tadi satuannya mil…

Tapi ga sih, terakhir kali udah bener kog diubah ke km

Terakhir lari tuh… hmmm… kapan ya… damn udah lama banget sampe lupa :3

Oh inget deng, yang pas selesai lari lanjut Burger King waktu itu!

Tuh kan jadi keinget burger lagi. BK aja lah abis ini..

Eh tapi gue lagi ada Mokado KFC

Tapi BK leh uga sih, kan lagi ada promo di Line

Sialan tuh emang Line sering banget promoin BK huhuhu

Padahal di rumah masih ada fish streat sisa Gofood kemarin

Yaudadeh makan di rumah aja

Berarti habis lari langsung pesen gojek pulang

Tapi ini kapan kelarnya?

Udah berapa km sih gue?

*cek hp lagi*

Whatttt baru segini juga? OMG so slow

Ini pasti karena lagunya ga enak nih

Kapan sih gue mau beresin playlist, udah ga seru ini playlist gue

Bisa-bisanya masih ada lagu Natal di playlist lari gue duh

*next song*

Lah lagu Natal lagi

*next lagi*

Nah gini kek Galih dan Ratna. Enak deh yang versi GAC ini <3

Harmonisasinya mantep banget! Memang ya GAC debest. 

Jadi inget awal-awal nontonin video2 covernya Gamaliel Audrey

Di mana ya gue waktu itu?

Oh nontonin youtubenya di kamar di asrama!

Masih di Korea ya gue waktu itu..

Jaman-jaman kuliah, hobinya makan McD tengah malam

OMG Spicy Chicken Burger! Huhuhu kangen

Pas ke Korea bulan Mei lalu ga sempet makan McD huhuhu

Apa abis ini makan malamnya McD ya…

Tapi jangan deh ntar makanan di kulkas kapan abisnya

Ah siah laper bener inih

Kapan kelarnyaaaa

*cek hp lagi*

Udalah! Cukup!

Yesss saatnya pulang

Ah apa makan burger dulu ya di sini?

Dan demikianlah terus terjadi pergumulan batin yang sangat dahsyat setiap kali habis lari di Soemantri. Junk food itu selalu menggoda. Untung hari ini saya lolos dari cobaan…

Emang di saat-saat kritis kayak tadi udah paling bener berdoa Bapa Kami aja…

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya

dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari yang jahat

AMEN!!

ps: go judge me lah, tapi iya emang gue secupu itu kalo lari hahahaha lari for fun yooo :))

Tuhan, Kenapa Tuhan Menciptakan Kecoa?

Serius nih Tuhan, why?!

Gue bisa ngerti sih kenapa Tuhan menciptakan ular; mungkin karena ular makan banyak hewan lain, dan dia juga jadi makanan hewan yang lebih besar, dan ada juga orang yang hobinya pelihara ular..

Atau kenapa Tuhan menciptakan manusia bisa gendut kalo makan banyak; mungkin karena sebagai hukuman juga buat manusia biar ga ngabisin jatah makanan manusia lain…

Tapi kecoa?

Buat apaa diciptakaaaannnn……

Gue rajin nyapu rajin cuci piring rajin bersih-bersih, tapi bisa aja tiba-tiba di kamar ada kecoa. Dan gue melompat seketika. Dan gue gatau musti ngapain habis itu. Satu-satunya senjata gue cuma baygon, yang gue semprotin sambil banyak berdoa biar kecoanya ga lari (atau even terbang OMG) begitu gue racun…

Bertahun-tahun hidup sendiri, saat-saat seperti inilah gue merasa butuh orang lain dalam hidup gue (di rumah). Yaitu saat-saat ketika ada kecoa yang muncul tiba-tiba!!

 

Jadi.. sekali lagi nih ditanya Tuhan, buat apa diciptakan kecoa? Apa gunanya diaa? :(

Delete Toxic People

Bulan Desember 2016 lalu saya sempet gereja di JPCC, dan dari sekian banyak sermon yang saya catat ringkasannya di HP, ada salah satu yang masih membekas jelas di ingatan. Berhubung ini hari Minggu, gapapalah ya sekali sekali copas catatan kotbah ke blog :)) Meskipun ada ayat alkitabnya, topik ini ga sepenuhnya bahas soal ketuhanan kog. Malah lebih ke cara bergaul dan bersosialisasi.

Delete Toxic People in Your Life – Ps. Sidney Mohede

Buat beberapa dari kita, ini adalah masalah berat. Toxic itu racun, dan membuat kita mati secara perlahan-lahan. Stop, unfollow, dan unfriend teman-teman yang memberikan konteks negatif dalam hidup kita. Jangan izinkan orang-orang tersebut memberikan pengaruh buruk dalam hidup kita.

–> KERAS BRO. Love is patient, love is kind, tapi in some way lo disuru buang-buangin temen juga hahahah.

Ciri-ciri Toxic People:

  • Selalu negatif dalam tindakan & perkataan
  • Suka mengecilkan dan merendahkan orang lain
  • Sering menjelek-jelekkan orang lain
  • Suka membuat kamu berpikir buruk tentang dirimu sendiri

Amsal 22: 24-25, Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar, jangan bergaul dengan seorang pemarah, supaya engkau jangan menjadi biasa dengan tingkah lakunya dan memasang jerat  bagi dirimu sendiri.

1 Korintus 15: 33, Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.

When people walk away from you, let them go. Your destiny is never tied to anyone who leaves you,  and it doesn’t mean they are bad people. It just means that their part in your story is over. God will never ask you to give up something without giving you something better in return.

Kotbah ini sedikit nyambung juga dengan another sermon yang kurang lebih berkata, “You are the average of the 5 people you spend the most time with.

Artinya, sebenarnya tanpa disadari, karakter kita, sifat kita, cara bicara kita, itu pasti mirip dengan 5 orang terdekat yang paling sering berinteraksi dengan kita. Dan ini somehow bener banget!!

Jadi sebenarnya saya memulai tahun 2017 ini dengan sebuah resolusi yang aneh tapi efektif sih, yaitu mengurangi teman huhahaha. Sounds weird, tapi efektif banget. Mengurangi teman bukan berarti saya jadi nambah musuh, cuma emang mengurangi waktu yang dihabiskan dengan orang-orang yang menurut saya kayaknya bakal cross path dalam hidup itu cuma bentar banget. Mending investasi waktu buat orang-orang yang kemungkinannya masih tetep berkomunikasi sama saya sampe tua renta nanti lebih besar ga sih?

Btw hasil “resolusi” saya ini sekarang berasa banget. Tahun 2017 ini saya jadi punya lebih banyak waktu untuk diri sendiri dan quality time sama keluarga atau teman-teman baik. Grup wasap emang masih banyak, cuma setidaknya saya ga semurah tahun lalu, yang mana setiap malam pasti adaaa aja janji heng ot di sebuah tempat. (Tapi kan dulu alibinya nyari pelarian yak demi move on hahaha). Walaupun memang alasan lain saya jadi memahalkan diri adalah karena udah berasa makin tua sih… kayak cape gitu ya sekarang kalo banyak basa basi atau main sampe larut malam…. 나 왜 이래…

Anyway! Gitu deh yah. Buat yang ga tegaan nolak tawaran main, latihan lah jadi orang tega. Buat yang susah move on, pikir-pikir lagi coba, itu orang akan bawa lo naik level atau tidak? Naik level secara intelektual, naik level dalam keimanan. Kalo ujung-ujungnya malah nyeret lo jadi makin alay… YA BHAY.

Who you spend most of your time with determine which influence you will get in your life. Kalau kamu terus menerus menghabiskan waktu dengan orang yang salah, kamu ga akan sempet ketemu orang yang benar.

Toxic people? Shoo shoo! (kibas-kibas pake sapu)

ps: Konten di atas ini saya tuliskan kembali berdasarkan kotbahnya Ps Sidney yaa.. bukan karangan saya sendiri. Isinya memang terlalu mengena jadi sayang kalau disimpan sendiri :)

A Birthday Prayer

Dear Sali, happy birthday! Senang bisa kenal Sali selama 5 bulan terakhir. In a way, I’m happy you left your tab on that bus, dan pool busnya kok pas searah jalan pulang ke rumah gue. Memang gaada yang kebetulan kan. 😁

I feel really energetic and passionate when you’re around! Itu kualitas Sali yang paling luar biasa, karena Sali memang orang yang sangat menyenangkan! Jadi doa pertama adalah semoga Sali selalu bisa jadi sumber keceriaan buat keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Doa kedua, semoga di umur yang baru Sali makin dekat dengan Tuhan, makin dekat dengan orang tua dan keluarga terdekat, dan selalu ada di komunitas positif yang bisa mengeluarkan seluruh potensi yang ada di dalam diri Sali, sehingga Sali bisa jadi berkat buat teman-temannya.

Doa ketiga adalah untuk semua harapan-harapan Sali, baik karir, kuliah master (kalo ada rencana), relationship, kucing-kucing yang lucu and all the desire of your heart. Check out Psalm 37:4 (NKJV).

I care a lot about you and I pray that God will always protect your path and hug your dreams. Once again, happy birthday!

image

Dari seorang teman yang ngucapin Selamat Ulang Tahun dengan tulus sebanyak DUA kali setahun ini :D God bless you too, B! :)

Selamat Ulang Tahun, Ibu Guru Sali

So apparently gue ulang tahun lagi…

Dan kali ini ulang tahun gue dirayakan tanpa SMS, tanpa telepon, tanpa whatsapp, dan tanpa Facebook :)

Sensasinya lucu, karena baru pertama kali ini gue merayakan sesuatu di tengah tengah orang yang baru saja gue kenal namun ternyata sangat-sangat perhatian sama gue. Plus perayaannya penuh tepung dan telur, bersama puluhan bocah-bocah berseragam SD.

Terima kasih Tuhan untuk umur baru yang Kau limpahkan, ajarilah Sali supaya selalu rendah hati dan tetap melekat di bawah kaki-Mu :)

Happy 25th, Sali.

Selidiki Aku

Lihat hatiku

Apakah ku, sungguh mengasihimu Yesus?

Kau yang maha tahu

dan menilai hidupku

Tak ada yang tersembunyi bagiMu..

Tlah kuliat kebaikanMu

yang tak pernah habis di hidupku

Ku berjuang

SAMPAI AKHIRNYA

Kau dapati aku tetap setia

Walk in the Light

Just some notes I took during the sermon last week….

The easiest thing to do → is to sin.

The worst thing to do →  is to try to deny it. Sin never gets smaller when you don’t admit it and pretend that you never do it. We ARE sinners.

The hardest thing to do →  is to confess it.

The BEST thing in the world to do  → is to walk in the light.

I John 1 : 5-10 (NIV)

5 This is the message we have heard from him and declare to you: God is light; in him there is no darkness at all. 6 If we claim to have fellowship with him and yet walk in the darkness, we lie and do not live out the truth. 7 But if we walk in the light, as he is in the light, we have fellowship with one another, and the blood of Jesus, his Son, purifies us from all sin.

8 If we claim to be without sin, we deceive ourselves and the truth is not in us. 9 If we confess our sins, he is faithful and just and will forgive us our sins and purify us from all unrighteousness. 10 If we claim we have not sinned, we make him out to be a liar and his word is not in us.

Nighty nites, Seoul.

New Message from God

Today, Sangalian Jato, we believe God wants you to know that …

encouragement is important.

Everybody needs to be encouraged, INCLUDING YOU.

Keep doing the best you can, you’ve got what it takes and you are going to make it.

Remember to encourage others to pursue their own dreams. Build each other up, encouragement is important.

August 14, 2013

Sali’s Last Day of Work

God wants you to know

Today, Sangalian Jato, we believe God wants you to know that …

it is also important to know what you do not want.

Sometimes when you go through a period of great difficulty and struggle, it is so that you can finally realize what you do NOT want in your life. Then finally, at long last, you can embrace what you DO want.

 

Sometimes gue penasaran yang bikin aplikasi facebook ini siapa sih? messagenya SELALU tepat sasaran. hohoho!

And just after I published my last post..

This UpWords email popped up in my inbox telling me just exactly what I need to hear.

You Have Hope

by Max Lucado • June 24

For many, hope is in short supply. Hopelessness is an odd bag. Unlike others, it isn’t full. It’s empty, and its emptiness creates the burden. Unzip the top and examine all the pockets. Turn it upside down and shake it hard. The bag of hopelessness is painfully empty! Not a very pretty picture, is it?  What would it take to restore your hope? One comes quickly to mind…a person.  Not just any person. You need someone to look you in the face and say, “This isn’t the end.  Don’t give up.  There’s a better place than this.  And I’ll lead you there.”

David, in Psalm 23, used these words, “He restores my soul.”  God majors in restoring hope to the soul. Please note that you always have hope!  Psalm 121:7 says, “The Lord will keep you from all harm—He will watch over your life.” He’s the perfect one to do so!

From Traveling Light