Hello 2014

Tahun yang baru  sudah di sini, saatnya membuat awal yang baru untuk semuanya :D

Terinspirasi dari blog Apple dan juga dari sini, saya ingin merangkum tahun 2014 saya dengan satu kata agar lebih ringkas dan fokus.

(Kalau dipikir-pikir tahun lalu resolusi saya juga cuma satu kata sih “resign”, tapi ini kayaknya terlalu kelam ya untuk dijadikan kata kunci penyemangat sepanjang tahun -__- )

Jadiiii inilah satu kata yang saya pilih untuk 2014! GIVE!

Deutronomy  15:10 – Give generously to them and do so without a grudging heart; then because of this the Lord your God will bless you in all your work and in everything you put your hand to.

Dengan memberi tentunya mencakup banyak hal yah, gak cuma memberi secara materi tapi juga memberi waktu, memberi perhatian, dan memberi semua-muanya.

Have a blessed 2014 all :)

Deuteronomy 15:10

ps: Walaupun tahun lalu resolusi satu kata saya agak kontroversial, tapi ayat penyemangat saya sungguh sangat memberkati lho. Siapa tau ada lagi down dan merasa goyah gontai di awal tahun, nih silakan tertoel sama ayat ini Jeremiah 29: 11

Kenapa sih orang harus mengumpat?

Alkisah di suatu sore yang tenang, semua karyawan sedang duduk manis di tempatnya masing-masing sementara pakbos terdengar sedang berdiskusi dengan seseorang di pojok ruangan. Sayup-sayup suara mereka terdengar, dalam bahasa Korea.

Entah orang itu siapa, entah orang itu dari mana, dan entah apa yang sedang mereka bicarakan, tiba-tiba terdengar pakbos berang,

넌 똑바로 설명 안 해??? / jelasin yang bener nggak!!!

니가 말을 제대로 해야 내가 알 수 있잖아 / lo ngomong yang bener dulu lah baru gue bisa ngerti 

나 이 내용 뭔지도 모르고 도대체 어떻게 돈을 달라는거야!! / gue ini apaan juga kagak tau, kog seenaknya minta duit sih

난 무슨 *데 *버뉴 주인이냐??? / lo kira gue yang punya perusahaan ini???

안돼!!! / kagak bisa!!!

… (sayup sayup orang itu menjawab tapi ga kedengeran dari tempat saya)

adegan berikutnya pakbos sudah dalam posisi berdiri dan suaranya menggelegar

왜?? / kenapa?

기분 나빠?? / lo ga suka??

함번 뒤집어질래???  어???? / lo mau gue abisin ya???

… (orang tersebut masih berusaha menjawab dengan suara super sangat kecil)

야!! / heh!!

나가!! / keluar lo!!

pakbos sambil berdiri dan mengarahkan telunjuknya ke pintu

빨리 나가, 시발!!! / buruan keluar, m*nyet!!!

orang tersebut bangun dan beranjak ke arah pintu keluar

야!! 새끼야!!  / anj*ng lu ya emang

시발 새끼…

Maka gelap lah aura kantor sore itu. Kasian sih si orang tadi, dimaki maki di satu kantor. Mungkin dia memang ada salahnya, atau mungkin orang itu juga menawarkan proposal yang nggak masuk akal. Tapi tetep aja sih… punya bos yang perbendaharaan katanya kayak preman pasar gitu lumayan bikin aura kantor jadi ngga enak. (eh tapi ini bos yang berbeda dengan bos colongan sebelumnya kog, kalo yang itu sih kebalikannya banget)

Aigoo……

Kenapa sih orang harus mengumpat?

Bos Colongan – 사랑은 이유가 없어요

“살리야 나의 가장 큰 목적이 뭔지 알아?”

‘무엇입니까 법인장님?’

“사람들이 우리 백화점에 오게 하고, 우리 백화점을 사랑하게 만들고싶어.

근데 그것에 대해 제일 무서운게 뭔지 알아?”

‘잘 모르겠습니다 법인장님..’

“어떤 사람에게 ‘넌 왜 저 백화점을 좋아하냐‘고 할 때 대답이 “그냥“이라는 사람.

왜냐하면 이 백화점은 깨끗하다이 백화점은 가깝다! 이 백화점은 가격이 저렴하다! 하면

그 스팩들에만 더 집중을 시키면 우리도 이길수 있어.

하지만, 그냥이라고 대답하는 사람은 우리가 뺏길 수 없어 ㅠ”

“물론 처음에는 어떠한 이유 때문에 좋아하고 반했지만

한번 사랑에 빠지게 되면 그 후에는 사실 모두 다 필요 없다

사랑할 때 이유가 필요 없어

나도 모르게 그를 보고 싶고

나도 모르게 그의 생각만 하고

나도 모르게 그와함께만 있고 싶으면..

그게 사랑이죠”

Walk in the Light

Just some notes I took during the sermon last week….

The easiest thing to do → is to sin.

The worst thing to do →  is to try to deny it. Sin never gets smaller when you don’t admit it and pretend that you never do it. We ARE sinners.

The hardest thing to do →  is to confess it.

The BEST thing in the world to do  → is to walk in the light.

I John 1 : 5-10 (NIV)

5 This is the message we have heard from him and declare to you: God is light; in him there is no darkness at all. 6 If we claim to have fellowship with him and yet walk in the darkness, we lie and do not live out the truth. 7 But if we walk in the light, as he is in the light, we have fellowship with one another, and the blood of Jesus, his Son, purifies us from all sin.

8 If we claim to be without sin, we deceive ourselves and the truth is not in us. 9 If we confess our sins, he is faithful and just and will forgive us our sins and purify us from all unrighteousness. 10 If we claim we have not sinned, we make him out to be a liar and his word is not in us.

Nighty nites, Seoul.

Day 22 : One of Your Favorite Shows

How I Met Your Mother!

Agak rancu sih shows di sini termasuk TV shows juga atau enggak, tapi anggaplah demikian. Hehe. Dan kenapa gue bisa suka show ini? Karena jalan ceritanya nyata. Menghibur. Tokoh-tokohnya nggak sempurna, tapi jadi terasa lebih mengena. Percakapan percakapannya lucu. Kisahnya juga asyik, hampir nyaingin Friends (walaupun tetep Friends yang paling juara sih di hati).

Anyway berhubung gue ngantuk dan lagi ribet sama beberapa hal pasca jadi penggangguran (ga kerja malah makin sibuk hahah) silakan kenalan sama show ini lebih dalam via google atau wikipedia.

Sementara itu berikut beberaapa cuplikan adegan dan quotes kesukaan gue… yang biasanya gue simpen di notes hape. Hahahah jempol gue memang cepat diajak bekerja sama dalam hal hal seperti ini.

* Challenge Accepted (2011)

“People get back together because no matter how bad things got, he really did love her for a minute there… didn’t he?”

‘and she loved him too.. didn’t she?’

“The future is scary. But you cannot run back to your past because it is familiar. Yes it’s tempting, but it’s a mistake.”

“New is always better.”

* Symphony of Illumination (2011)

Old Ted tells us and the kids that Robin never became a pole vaulter. “But she did become a famous journalist, a successful businesswoman, a world traveler. She was even briefly a bullfighter — that’s a funny story, I’ll get to that one later.

“But there was one thing your Aunt Robin never was… she was never alone.”

>> episode tentang  Robin yang ketahuan gak bisa punya anak. Walaupun dia sebenernya benci anak kecil tapi deep down dia sedih juga, karena ada perbedaan jelas antara “nggak mau” dan “nggak bisa“. Jadi ketika malam Natal itu dia pulang ke apartemen Ted dan mengetahui bahwa temen-temennya lagi pada liburan Natal di rumah masing-masing, Robin udah pasrah dan siap-siap menghabiskan malam naasnya sendirian sambil banjir air mata. Namun! Tiba tiba! Ted muncul dan membuat sebuah surprise manis untuk cheer Robin up walaupun dia nggak tau sebenernya Robin lagi punya masalah apa (karena Robin nggak mau cerita). aaahh super sweet! My all time favorite!! heheh :)

Highway to Hell (HIMYM.S07E12) from uchihakid on Vimeo.

* Band or DJ? (2013)

“Barney made it happen; he must really love me.”

“He’d be crazy not to,”

* Something Old (2013)

“Kids, you can’t cling to the past because no matter how tightly you hold on… it is already gone.”

ps: Why am I writing this? Click here to see the full story.

Day 17 : My Favorite Quotes

Gue itu quote freak.

Hobinya ngeretweet quote quote remaja dan juga ngereblog tulisan tulisan menyayat hati. Heheh jadi kumpulan quote kesukaan gue lumayan banyak; selalu gue kumpulin di tumblr dan biasanya orang yang baca langsung berkomentar, “lo segalau itu ya sal?”

Hahah padahal enggak si. Gue suka aja bacain quote quote orang. Yang ringan ringan tapi kadang masuk akal juga.

Dan dari sekian banyak quote yang pernah gue baca dan gue dengar dalam hidup, berikut adalah top 3 yang selalu nempel di otak gue:

You will have to remember my advice dear, women should never say “I do” until they can earn their own money so as to be able to maintain your independence. Trust me, you’ll never regret it.

This comes from my favorite aunt. Zamira Loebis namanya, heheh siapa tau dulu ada yang sempet suka bacain artikel majalah Time tentang Soeharto.

Gue lupa persisnya beliau melontarkan quote di atas dalam rangka apa, tapi yang jelas gue masih either SMP atau SMA ketika itu. Dan bisa dibilang quote ini lah yang sangat mempengaruhi presepsi gue tentang hubungan pria dan wanita, juga tentang pernikahan. Sejak saat itu menikah bukan lagi jadi cita-cita gue (bukan berarti ga mau, cuma itu bukan menjadi tujuan utama hidup gue), dan gue tau gue ga mau nikah muda. At least nggak sampai gue merasa bisa menafkahi diri gue sendiri.

Everything ends up okay. If it’s not okay, it’s not the end.

Yang ini… gue temukan di internet sih. Kayanya termasuk salah satu quote fenomenal, yang gue ga tau juga pencetus aslinya siapa. Ada yang bilang John Lennon, ada yang bilang Paolo Coelho. Tapi yah siapapun itu, gue berterima kasih!

Hahah karena gue memang sangat setuju sama quote di atas. Sudah sering juga gue terapkan dalam hidup sehari hari. Contoh konkretnya ya pas beberapa minggu kemarin ini suasana ngantor lagi kayak neraka, dan gue jadi segitu menderitanya sampe mikir, “ah inilah titik klimaksnya! mari resign!”, maka quote inilah yang mengingatkan gue bahwa, “nggak, ini belom tamat. semua baru bisa dibilang tamat kalau justru keadaan udah baik baik lagi. jangan kabur seenaknya.”

Heheh tapi sekarang keadaan udah okay sih ^.^

You can never.. ever.. change someone, but you can be the reason someone changes. Or, even wiser, you can ask God to change him.

Kalau ini quote andalan dari nyokap gue. Dilontarkan dengan manis ketika gue jadian sama pacar gue yang kedua hihihi. Ketika gue mendeskripsikan seperti apa pacar gue ketika itu, nyokap gue dengan sangat berhati-hati namun tegas mengingatkan bahwa gue ga akan bisa mengubah dia. Jadi pilihannya adalah either gue mau hidup menerima dia dengan segala… ke… tidakbaikannya itu, atau cari yang lain.

Lo tau lah ya gue pilih yang mana akhirnya :D

ps: Why am I writing this? Click here to see the full story.

Pacific Rim – It’s all about learning how to trust someone!!

Happy weekend!

heheh just got back from a movie night with a friend dan kami menonton film Pacific Rim! sebagai orang tukang nonton ofkors gue udah ngincer film ini sejak beberapa waktu lalu hehe beruntung sekali hari ini sempet nonton dan di dekat rumah pula :D

Pacific Rim

anyway tentang filmnya… super seru!! filmnya cowo banget sih, penuh action dan robot robot gitu. kata temen gue tadi filmnya kayak power ranger. hahaha setuju, memang agak nyerempet power ranger, cuma ini versi jauh lebih keren dan lebih nyata.

satu hal yang gue pelajari dari film ini, untuk bisa bekerja sama atau untuk bisa mengupayakan sesuatu bersama, lo harus percaya sama partner lo. It’s about learning to trust another person enough to allow their consciousness to fuse with yours. You have to trust the person next to you so implicitly and so naturally that you can’t just be thrown in there with some stranger. You have to make a decision to trust that someone and be vulnerable to them for it to work.

Filmnya sendiri sebenernya lebih ke arah action karena sepanjang cerita mereka perang terus, tapi bukan gue namanya kalo nggak menyangkutpautkan apa yang gue liat dengan… kehidupan atau…. asmara. hahah.

Becket and Mako

Jadii untuk menjalankan satu robot itu perlu kerja sama yang kuat antara dua orang, pilot dan co-pilot. Nah untuk kedua orang ini bisa bekerja sama, apa yang ada di kepala si pilot dan co-pilot itu dihubungkan secara neurologically. So basically everything in pilot’s head is available to copilot, and vice versa.

Gue inget salah satu line yang bikin gue berkomentar, “awwww” itu adalah pas sang pilot, Raleigh Becket, bilang ke co-pilotnya, Mako, demikian: Don’t worry, you’re in my head.

Somehow gue merasa itu lebih sweet daripada orang bilang “you’re in my heart”. karena apa yang ada di hati lo itu.. cuma feeling. feeling bisa hilang. tapi apa yang ada di kepala lo, itu yang lo proses. itu yang lo inget. itu yang lo pikirkan. itu yang masuk akal. I know Im being so.. not girly here because usually thinking with logic itu lebih ke arah mottonya para laki-laki, tapi hey gue juga mau belajar mikir pake otak!

hahah karena coba ya bayangin.. we’re all very careful about how we present ourselves and what we say, and how much of ourselves we let out. And to just allow someone into your brain, to give them complete access to every thought, and memory, and fucked up things you ever did, and also every great thing you ever did – its really a big proposition. And for two very damaged people who have decided they’re going to keep it all inside because they’re terrible human beings who have made so many mistakes – to go through a process of opening up enough to allow someone access to your head – it’s really.. something.

And that.. is exactly the heart of this film.

Now the question is.. how can you open up your mind to somebody else?

Heheh sebenernya udah tau jawabannya juga sih. Just like the character Idris Elba played on the movie kept telling his rangers: “Trust each other.”

Easy question simple answer, but surely does take a long process to open up our hearts again enough to be able to trust that someone. Hihi know that for quite sure now, but I think I can take my time.

Pacific Rim : Double thumbs up!!

ps: click on the pics to see original image/article

And just after I published my last post..

This UpWords email popped up in my inbox telling me just exactly what I need to hear.

You Have Hope

by Max Lucado • June 24

For many, hope is in short supply. Hopelessness is an odd bag. Unlike others, it isn’t full. It’s empty, and its emptiness creates the burden. Unzip the top and examine all the pockets. Turn it upside down and shake it hard. The bag of hopelessness is painfully empty! Not a very pretty picture, is it?  What would it take to restore your hope? One comes quickly to mind…a person.  Not just any person. You need someone to look you in the face and say, “This isn’t the end.  Don’t give up.  There’s a better place than this.  And I’ll lead you there.”

David, in Psalm 23, used these words, “He restores my soul.”  God majors in restoring hope to the soul. Please note that you always have hope!  Psalm 121:7 says, “The Lord will keep you from all harm—He will watch over your life.” He’s the perfect one to do so!

From Traveling Light

살리야 넌 한국인이 아냐

어느 날 착하신 회사 선배가 솔로인 살리에게 물었다

“살리 너 이상형이 뭐냐?”

‘아 전… 간단해요’

“뭔데?”

‘Lo**e만 안 다니면 돼요’

“Lo**e홈쇼핑만 아니면 Lo**e 그룹 전체 다?” (sambil tertawa terbahak bahak)

‘Lo**e 그룹 전체요’

“알았어. 근데 너 외국인 만날 생각 없지?”

‘네?’

“어 외국인이랑 사귀고 싶어?”

‘외국인이요? 뭐.. 미국 사람 이런거?’

“야!! 너 한국인이 아냐!! 너 한테는 한국사람도 외국인이라 봐야 돼.. 애구 답답해  애구 살리야 너 방법이 없다 이제 너 빨리 인도네시아에 가야겠다 너 생각조차 다 변했어..”

‘…….. 예….. 안그래도 갈거에요…..’