nilai keluar!!

HAHAHAHA

indahnya hidup ini.

ketika pagi-pagi masi ngantuk dan dibangunin paksa sama jess, akhirnya seorang sali yang malas dan seorang jeje yang mudah kebosanan membuka mata mereka dan berjalan ke arah komputer masing masing.

“JE!! Nilai gue bagus jeeee!! Wah jadi de gue nraktir lo.”

‘Waaahhh hebat hebat! Gue juga nih..’

“haaaa gila je, A+ semua? Huahahaha asikk asiik.”

maka kami pun turun sarapan dengan riang gembira.

sepatu baru

mengapa sepatu baru selalu menyakiti kaki yang tak berdosa? mengapa ia tidak pernah senang membiarkan tumit sang pemiliknya mulus tanpa warna merah bekas kulit terkelupas? dan mengapa sang pemiliknya juga begitu bodoh hingga ia memaksakan kakinya bersakit-sakit dalam perjalanan pulang-pergi Gereja di hari ke-12 ini?

ah. padahal sepatu hitamku itu tidak pantas lagi disebut sepatu baru. karirnya sebagai sepatu sali sudah dirintis sejak beberapa bulan yang lalu, namun tetap saja ia mengecewakanku.

sabtu, 28 juni 2008

hari ke-11

-sesi 1-

cuaca : hujan sepanjang hari.

bangun pagi jam : 9.00, bangun oleh telepon sarita.

tempat yang didatangi : sebuah sekolah di daerah Heundae.

kegiatan yang dilakukan : duduk, menonton, bercengkerama, bergerak, bermain, makan.

rencana awal, lama waktu yang dihabiskan di tempat itu : sekitar 3 jam saja.

nyatanya, lama waktu yang dihabiskan di tempat itu : sampai 6 jam.

games paling disuka : dodge ball.

pengalaman paling berkesan : dianterin pulang sama Moksanim (ga perlu kehujanan :D )

-sesi 2-

tempat : kamar 1202.

yang dilakukan begitu memasuki tempat : memeluk guling, tidur.

pengalaman paling berkesan : mengangkat telepon ketika tidur (ga inget ngomong apa aja :p )

lama kegiatan berlangsung : sekitar 3 jam, terbangun karena guncangan oleh jeje.

kegiatan selanjutnya : makan mie dan mandu dan cheetos.

bagian favorit : bercerita bersama fenny, ovi, jess, dan jeje.

bagian yang kurang : acha.

-sesi 3-

lokasi : depan komputer.

program favorit : msn messenger, nate on, yahoo messenger.

total manusia yang memanggil : 13 orang.

lama kegiatan berlangsung : lebih dari 3 jam? kurang tau juga.

hal paling berkesan : acha online.

kejadian paling langka : tiba tiba semua teman baik saya muncul.

perasaan sekarang : sedikit lapar, banyak mengantuk, sungguh senang, luar biasa ingin pulang.

hari ke-10

di hari yang indah ini badanku kakiku tanganku pegal sekali. setelah mengikuti ibadah singkat bersama teman teman, sarita menyeretku ke dalam sebuah wawancara singkat bersama 3 orang perwakilan Summer Mud Festival, sebuah acara besar besaran yang akan diadakan pada bulan Juli nanti. dalam waktu 15 menit saja tiba-tiba kutemukan fakta bahwa aku harus berduet bersama sarita di atas panggung dalam sebuah kontes besar besaran di pinggir pantai. ahh tolong aku. aku shock sekali tadi. grrrr. tak bisa kusalahkan sarita yang menyeretku, karena dia sendiri juga tidak tau bahwa kami akan termakan kebohongan Kim sonsengnim yang bilang “cuma summer camp kog, palingan kalian hanya perlu sedikit bernyanyi..”

papa, mama, lihat! sebentar lagi aku jadi artis!

t i k u s

alkisah hiduplah seekor tikus got yang bau.

setiap kali dia mau makan, dia selalu mencari makan bersama kawanan tikus lainnya. namun pada suatu hari, tampaklah sang pujaan hati. seekor tikus got jantan, tampak keren dengan bulu bulunya yang tersisir rapi, dan sanggup menaklukkan hati tikus tikus betina lainnya. seketika itu juga sang tikus bau jatuh hati. tidak taulah dia bahwa tikus tampan gengsinya tinggi.

alkisah hiduplah seekor tikus got yang tampan.

setiap kali dia mau makan, dia selalu mencari makan bersama kawanan tikus lainnya. namun pada suatu hari, tampaklah sang pujaan hati. seekor tikus got bau, tampak benar benar berantakan dengan ujung buntutnya yang tak pernah berhenti bergerak. merasa tak punya saingan, seketika itu juga sang tikus tampan jatuh hati. tidak taulah dia bahwa tikus bau gengsinya tinggi.

tikus got bau berusaha menarik perhatian tikus got tampan. tikus got tampan selalu memberi respon negatif. ia selalu berkata,”Dasar bau!”

tikus got tampan berusaha menarik perhatian tikus got bau. tikus got bau selalu memberi respon negatif. ia selalu berkata,”Dasar terlalu tampan!”

misteri tak pernah terkuak, jarak pun memisahkan mereka. demi meraih masa depan yang lebih cemerlang, jalan hidup yang diambil terpaksa berlainan. sampai akhirnya fakta itu terungkap.

tikus got tampan : Baiklah, lain kali aku akan mengirimkanmu bunga agar kau tau isi hatiku.

tikus got bau : Tidak, terima kasih. Aku lebih suka dia yang selalu mecelaku tapi dalam hatinya selalu merindukanku.

tikus got tampan : Tapi kapan kita bertemu? Kau cepatlah kembali pulang ke lubangmu.

tikus got bau : Taun depan. Kan seperti katamu, kalau jodoh tak akan ke mana.

akankah kisah kedua tikus ini berlanjut dan berakhir dengan manis? tak ada yang tau, tak ada yang bisa menebak. biar waktu yang menjawabnya.

pertama kali

saudara-saudara sekalian yang saya cintai dalam kasih dan sukacita, dengan ini saya perkenalkan hobi baru saya:

mengepak barang + menggeser barang + membersihkan kamar = PINDAHAN!!

ya.

kurang lebih inilah kegiatan yang paling meramaikan suasana liburan saya yang suda berjalan sekitar semingguan ini. pada hari ke-8 saya telah resmi pindah kamar dari 1223 (kamar penuh kenangan bersama rommie lama saya yang saya rindukan amat sangat sekarang, natasha maharani) menuju kamar 1202 (masih satu lantai dengan kamar lama saya, jadi pemindahan barang menggunakan sistem lempar seret).

seakan pindah kamar telah menjadi bagian dalam hidup saya, pada hari ke-9 ini pun saya membantu seorang kakak saya yang cantik bernama Nurhilda Septi menurunkan semua harta bendanya dari kamar di lantai 5 ke gudang di basement.

sekarang badan saya sungguh amat lelah. benarr. suerr. ga pake boong. cape banget. tapi puas kog. hari ini saya pertama kali lari keluar kampus jam 8.30 pagi, pertama kali main ke asrama di Yongdang, pertama kali makan wafel paling-enak-di-Busan-menurut-Ka-Hilda, pertama kali main ke kantor imigrasi di Jungang Dong, pertama kali nenteng nenteng koper naik bus, pertama kali masuk ke MiniMall lantai 2,dan pertama kali makan pizza hut di Korea!

hahahahaha. aku sungguh sangat senang.

kepalaku pusing

sejak kapan ya efek samping dari berjalan jalan bersama segerombol teman dengan riang gembira ke pasar Nampodong serta Busan Tower adalah sakit kepala? seharusnya sih efeknya bagus. ntah itu perasaan menjadi semakin baik, atau suasana hati berubah ke arah yang lebih cerah. tapi ntah mengapa hari ini setelah melalui perjalanan sangat mengasyikkan kepalaku malah memberontak. sejak pukul 11 malam tadi kepalaku bagaikan dihantam palu besi. deng deng deng. sakit sekali.

harus tidur sekarang. huhu.

ps: hari ke-7 – accomplished.

putting yourself in other people's shoes

sebenarnya kalimat di atas ini punya makna lebih dalam dari hanya sekedar ‘memasukkan kaki ke sepatu orang’. dulu saya pernah baca buku Jennifer Weiner yang judulnya In Her Shoes, dan buku itu mengingatkan saya supaya jangan seenaknya menjudge kehidupan orang lain.

kita ga bisa bilang si ini hidupnya kog tampak santai santai saja, si itu kog kayanya ga perna punya masalah dalam hidupnya, si ini kog mukanya kayak orang susah banyak masalah terus, si itu kog kesian banget kayanya ga sempat punya waktu buat main main sama teman, dan lain sebagainya sebelum kita merasakan sendiri kehidupan dia. alias menjalani hidup menjadi orang lain – yang mana dalam buku ini dianalogikan dengan cara “coba jalan jalan tapi minjem sepatu orang”.

nah.

ngomong ngomong soal minjem sepatu orang, di hari ke-6 libur musim panas saya ini saya sempat menukar paksa sepatu saya dengan sepatu seorang teman, dengan imbalan setengah porsi roti krim Paris Baquet yang saya beli siang tadi. saya kira rasanya bakal gimana bangeeeett gitu tukeran sepatu. atau setidaknya membawa efek positif lah, seperti peribahasa di judul postingan ini.

tapi tampaknya efeknya agak sedikit jelek.

ketika tiba di kamar, pergelangan kaki saya sedikit gatal karena tergesek gesek oleh sepatu adidas putih hijau milik teman saya yang jelas jelas kebesaran di kaki saya. (tenang, gatalnya bukan karena bakteri virus jamur racun atau apalah itu)

sementara teman saya itu mengaku sangat membenci saya tadi, karena dia terpaksa menahan malu sangat amat besar ketika berada di bus dalam perjalanan pulang dengan kedua kakinya diselimuti kaos kaki doraemon plus sepatu Natal saya yang berwarna emas.

hihi.

maaf ya Kak, at least sepatunya bukan high-heels kan?

hari ke-5 : dear rommie

ACHAAAAAA!!

pakabar sih lo. hari ini ke gereja gak? bolos lagi ya. haha. seharian ini gue ga mandi loh. rese abis. ini semua gara gara Kangen! gara gara seorang Kim! dasar. masa kemarin dia minta pagi ini ketemuan, SEKITAR jam 10an. gak jelas gitu kan cha jam nya jam berapa. jadi gue tidur santai aja. ehhh pas gue kebangun jam 10 pagi tadi, uda ada sms dari si kangen. minta ketemu saat itu juga. akhirnya tanpa mandi tanpa cuci muka tanpa nyisir (lagi) gue ganti baju dan bergegas ke gereja.

eh iya. gue ke gereja sendiri tadii. sarita ga ikutan paduan suara. dan asli.. di gereja gue uda mau tewas. ngantuk. berasa kotor. ingin pulang. ga betah. ga ngerti. segala macem, nyampur jadi satu. untung pas sell teamnya, pas belajar alkitabnya, rada menarik dan kami ga beneran belajar. cuma ngobrol2, jadi gue ga perlu susah payah melawan rasa kantuk. hihi.

balik dari gereja.. uda jam 7 kurang 15. ga makan deh gue cha. hah. biasanya gue yang ngingetin lo makan kan. huahahaha. semoga lo tetap sehat ya di sana cha. gue lagi dilanda kebosanan yang amat sangat nih sekarang. kamar sempit ini tiba tiba terasa sangat luas untuk gue yang sangat sempit (otaknya).

dan sekarang gue sedang mengunyah kripik kentang. rasanya mirip chitato. nyumm!

hari ke-4 : cerita tentang sahabat

sudah hampir sebulan kami sama sama menjadi orang aneh. aku tau apa yang dia tau, dan dia tau bahwa aku tau apa yang dia tau. ketika bertemu sapa ‘hai’ hanya menjadi formalitas, dan topik obrolan kami sebisa mungkin dijauhkan dari hal keramat itu.

sampai satu saat, telepon berdering.

15 menit sudah kami berbicara tidak jelas, sama sama tidak mau memulai apa yang harusnya kami akhiri saat itu.

‘….’

“yaudalah mon!! jadi mau lo apa??”

‘gue ga mau apa apa kog. kaya gini juga uda cukup. gue cuma sedih kenapa ga dari dulu lo cerita..’

“tapi buat apa gue cerita dari dulu dulu?? justru karena itu gue anggap GA PENTING makanya gue ga cerita sama lo!!”

‘oh, GA PENTING? jadi lebi penting gue tau dari orang lain. tau dari pihak yang ga semestinya?? gue cuma berharap sahabat gue yang cerita sama gue. bukan orang lain. karena gue lebih percaya dia. tapi dia malah ga cerita..’

“tapi itu beneran ga penting mon.. ga perlu diceritain.. karena semuanya juga ga ada yang bener…”

‘….’

dan meledaklah tangis kami saat itu. aku masi ingat gagang teleponku benar benar basah, dan setengah mati kutahan suaraku yang sudah sangat ingin menjerit.

tapi lalu kupikir, kami harus menyelesaikan ini.

“yaudalah ya.. itu uda lewat. ga perlu dibahas lagi. gue malah minta maaf barusan gue teriak teriak sama lo.. hehe.”

‘hmm iya mon. sori juga ya. mustinya gue cerita sama lo dari dulu. emang kurang ngajar tuh dia. gue uda ngancem jangan sampe dia ngomong sama lo, eeehhh ini malah ngadu. gue takut banget waktu itu mon. takut lo marah sama gue..’

“waktu itu emang gue marah. tapi gue marah bukan karena apa yang dilaporkan sama dia. maksud gue, lo mau jadian sama dia juga gue ga peduli. bukannya gue ga peduli sama lo.. cuma yaa… maksud gue,, gue cuma butuh lo yang cerita sama gue. bukan dia. tapi uda ah, ga usa dibahas lagi!”

‘hoho. iya. benci banget sekarang gue sama dia.. dasarr laki laki tidak tau diri..’

“eittss ga usa disebut sebut dehh. yauda. mau pergi kan lo sama kakak lo?”

‘yep. blitz megaplex. nontonnnn hahaa..’

“ahh curang bangettt!! ikuttt hehehe”

dan dunia pun terasa lebih indah.

“Whoever says Friendship is easy has obviously never had a true friend!” (Bronwyn Polson)