Bosque Part 2

#8 Cuti Bersama

Di saat Jokowi sudah menetapkan 23 Juni 2017 sebagai tambahan cuti bersama dan semua orang gembira..

S: “Libur lebarannya jadi panjang banget. Yeay!”

F: “Anjir”

S: “Hahaha reaksi paling absurd yang aku dengar hari ini. Temen2 di sini sih malah hepi, karena ga perlu cuti, bisa mudik lebih awal”

F: “Hahaha, kan kerjanya jadi lebih singkat sal”

 

#9 Medok

Waktu lagi ngorek-ngorek file masa lalu terus ada rekaman percakapan kami berdua di telepon…

F: “Gila! Aku ternyata medok banget ya?!”

S: “Gila! Udah setua ini baru nyadar -__-”

 

#10 Sekolah Mutan

Lagi macet macetan di jalan, percakapan random pun terjadi.

F: “Cita-cita aku tuh pengen ini deh.. bikin sekolah….”

S: “Wow”

F: “….. kayak professor X”

S: “He?”

F: “Iya bikin sekolah untuk para mutan”

S: “Sampe kata kata bikin sekolah tadi aku udah hepi banget loh dengernya”

F: “Ya engga lah sal itu terlalu mainstream. Aku pengennya bikin sekolah untuk anak anak yang ada mutasi genetiknya”

S: “Jaman skrg mah adanya mutasi tempat dinas wey”

F: “Ga mungkin sal, aku yakin X men itu real. Mereka ada di luar sana.”

S: “Serah lo.”

 

#11 Mati Lampu

Berhubung pakbos paham banget soal listrik, jadi kalau ada tragedi mati lampu pasti langsung laporan lah ya. Sayangnya, dalam berbincang kadang dia lupa saya itu orang awam…

S: “Wew apartemenku mati lampu nih”

F: “Kenapa? Kog bisa?”

S: “Yah mana ku tahu. Di group whatsapp tetangga sih katanya mati dari PLNnya”

F: “Oh unit lain juga pada mati?”

S: “Iya pada mati, tapi lampu di lorong sama lift tetep hidup tuh”

F: “Yaa switchgearnya beda kali”

S: “Tapi aneh ya, kan satu gedung, masa bisa di dalem unit mati, di lorong nyala?”

F: “Mungkin emang 1 gedung switchgearnya dibeda-bedain”

S: “Hmmm..”

F: “Udah kamu tanya belum di grup? Mati lampunya kenapa?”

S: “Ya tetangga pada ga tau lah, katanya dari PLN emang mati”

F: “Telpon dong ke PLN nya”

S: “Iya si pengelola udah nelpon katanya”

F: “Trus?”

S: “Tauk, ga dibahas di grup”

F: “Tapi lantai lain juga mati?”

S: “Iya. Tapi yang lorong nyala”

F: “Berarti emang switchgearnya beda”

S: “…………..”

F: “Emang rusak ya switchgear buat unit-unit?”

S: “KAK AKU TUH DARITADI NGGA NGERTI MANEH NGOMONG APA. SWITCHGEAR TEH NAON?”

 

#12 Bad Genius

Udah pada nonton film Thailand Bad Genius? Filmnya tentang anak-anak pintar yang jago ngasi contekan. Tapi susah emang kalau nontonnya juga sama orang jenius, habis nonton pun langsung ga mau kalah.

F: “Gile, masih jagoan aku ya berarti, bisa kasi contekan soal esai!”

S: “Gimana caranya?”

F: “Ya kertas jawabannya diedarin satu kelas”

S: “Lah itu mah dosennya yang halu”

F: “Emang sih. Tapi itu pelajaran emang susah banget sal”

S: “Kelas apa emangnya?”

F: “Medan Elektromagnetika”

S: “Terus kamu dapet A?”

F: “Ga juga sih, aku dapet B”

S: “Yeee ga pinter-pinter amat juga sih wey”

F: “Lah kalo kamu ikut kelas itu kamu pasti dapet E sal”

 

#13 Dia Memang Pintar

Kami jarang banget makan baik (dan mahal lol). Sekalinya iya, sekaligus 18 course. Dan ada surprise di tengahnya :))

S: “Gils panjang amat ya ternyata. Kamu ngafalin speechnya dari kapan?”

F: “Baru tadi pagi kog. Aku kan pinter.”

21oktober2017
Said yes to forever!
Anw, percakapan terakhir itu worth a separate post. Semoga ada niat untuk menuliskannya ya. Hihi. Happy Monday!!

Baca juga percakapan sebelumnya di sini: Bosque Part 1

 

 

Bosque Part 1

#1 Tidur = Lemah

“Mau gereja jam berapa nih kita?”

‘Pagi apa sore yah..’

“Terserah”

‘Mmmmm… hmmmm….. sore aja deh, aku males pagi pagi hehe’

“Yaudah aku kerja dulu paginya.”

‘Yaudah aku bisa tidur lagi berarti sekarang..’

“Heh! Jangan! Enak aja, belajar lah sana!”

‘Lah kog belajar? Belajar apaan? Wong ngantuk, mau tidur’

“Ya jangan buang waktu. Produktif dong. Ngapain kek, baca buku kek..”

‘Njir dimarahin….’

“Improve yourself!”

‘……’

“Tidur itu untuk orang lemah, Sal”

 

#2 Lalu kemudian siangnya…

*kirim gambar kaki lagi dimaskerin*

*kirim gambar muka lagi pake masker juga*

“Hahaha, bocah.. Perawatan ya? Bagus bagus!!”

‘Yoi. Jangan muji doang, next time sponsorin plis. Makasi.’

😄

 

#3 Ketika Pakbos di Luar Kota

“Pagiiii”

‘Hai! Dah lagi meeting yaa? Nanti kasitau ya malam ini pulang jam berapa’

“Yes”

“Belum tau jam berapa”

“Lagian emang kalo pulang jam 11 jam 12 gitu kamu mau ngapain?”

‘Mau doain biar tiba dengan selamat’

:D

 

#4 Another rhetorical question

“Bocah, di mana?”

‘Di Menteng, makan deket tere’

‘Sekarang baru mau nyari grab, tapi ga dapet’

‘Kamu udah free?’

“Aku? Ya ga ada ceritanya free lah.”

*neruga bang!

 

#5 Pagi-pagi, beberapa hari setelah ulang tahun…

“Udah bangun?”

‘Udah hehe’

‘Kog kamu manis?’

“Ada maunya kan”

‘Waduh’

‘Naon mas?’

“Hadiah. Kan belom”

😱

‘Yaudah gitu terus aja ya sampe hadiahnya dateng’

 

#6 Di hari Minggu yang cerah..

“Hai Sali, lagi apa?”

‘Hai Fajar, habis nonton Kartini lagi sama mama’

‘Dan nangis lagi hehehehe’

“Walah”

‘Kamu kerja hari ini?’

“Masa enggak?”

😅

 

#7 Percakapan tadi malam, sambil ngunyah 짜장면!

‘Kamu ga takut?’

“Takut kenapa?”

‘Yaa… ngerjain proyek-proyek gede itu, kamu ga takut?’

“Semua sudah ada takdirnya, Sal”

‘Serius ah, emang ga takut proyeknya gagal gara-gara kamu?’

“Ga lah”

‘Kog bisa?’

“BECAUSE I’M THE BEST”

‘SERIUS WEYY!!’

“Hahahaha ya kalo aku takut aku ga bakal berani benerin rig Sal di umur 31. Kalo takut, aku ga ngambilnya proyek yang cupu-cupu doang. Aku tuh udah gila sal, makanya Syntek ada.”

BANGGA

LALU MAKAN LAGI SAMPE KENYANG

dan akhirnya sisanya dibungkus

mayan buat sahur

LS

(pajang foto ini karena di sini pakbos paling ga keliatan kayak bos – more like kuli :D tiati kesetrum ya bang!)

10 things 10 years ago Sali should know…

Ngorek-ngorek harddisk hari ini, dan menemukan draft tulisan beberapa bulan lalu. Dibuang sayang, dipost pun agak gak relevan di poin terakhir. NAMUN! Gue mencoba tetap mempublish tulisan ini agar sedikit lebih otentik, sekaligus sebagai pengingat bahwa memang banyak hal yang akan berubah dalam hidup, tapi ya lo tetap harus hidup. Jadi selamat menikmati, but please be aware that the last point doesn’t count anymore.

Nanga Bungan, 19 Januari 2015

10 THINGS 10 YEARS AGO SALI SHOULD KNOW

Age when writing: 25

Ten years ago: 15, kelas 1 SMA, di Jakarta

10 tahun yang lalu kurang lebih Sali bentuknya seperti itu :D

  1. Teman-teman terdekat yang lo miliki saat ini akan tetap menjadi teman-teman terbaik lo sampai 10 tahun ke depan (and counting) meskipun selepas SMA kalian akan terpisah jauh selama bertahun-tahun. They are the best.
  2. Lo sama sekali nggak sia-sia udah merelakan malam minggu lo untuk les renang selama 2 tahun. Sepuluh tahun lagi lo akan hidup di hutan dan bergantung pada sungai, jadi bersyukurlah setidaknya lo sudah punya basic mengapung di air.
  3. Jempol kiri lo masih nggak bisa digerakkan? Relakan sudah. It’s been… 7? 8? years since the accident, dan lo tetap bisa melakukan segala hal dengan baik termasuk main piano. Jadi nggak usah terlalu diambil pusing, soalnya toh 10 tahun ke depan (dan sepertinya untuk selamanya) jempol itu nggak pernah sembuh.
  4. Tentang les piano… hmm….. lo bakal kaget nggak kalau bahkan 10 tahun ke depan lo akan tetap bisa main piano dan menemukan bahwa kemampuan itu sangat membantu lo dalam bersosialisasi dan melayani Tuhan? Jadi berlatihlah dengan baik, ngga usa banyak bolos, karena toh waktu lo untuk les hanya tinggal beberapa tahun lagi.
  5. Mimpi lo untuk sekolah di luar negeri dan tinggal di asrama bersama teman-teman yang manis akan menjadi nyata beberapa tahun lagi. Tapi luar negerinya pasti belum terbayang sama sekali ya di kepala lo? Yang pasti dia bukan negara berbahasa Inggris dan menggunakan alfabet. Tapi tenang aja, hidup lo akan berubah banyaaaak sekali di sana, dan lo akan menemukan banyak hal baru.
  6. Di antaranya lo akan menemukan bahwa lo ternyata berani juga ikut organisasi, even jadi ketuanya! Surprise surprise! Jadi coba itu formulir pendaftaran OSISnya buruan diisi, dia akan menjadi langkah awal lo loh :)
  7. Di negara tidak berbahasa Inggris itu lo juga akan mendapatkan pengalaman lain selain sekolah, yaitu bekerja di perusahaan raksasa dengan budaya yang lo sangat tidak familiar. Penuh dengan senioritas dan kerja keras. Tapi again, lo akan belajar banyak di situ. Dari mulai mengatur keuangan, patuh pada atasan, bekerja di bawah tekanan, sampai mengatasi jerawat.
  8. Dandanan lo masih kayak cowok? Tenang, lo sendiri yang tahu lo tidak dengan sengaja berpenampilan tomboy. Lo cuma males aja beli baju dan nggak punya duit untuk belil sepatu lucu. Pada akhirnya ketika lo sudah bisa menghasilkan uang sendiri penampilan lo nggak akan terlalu berantakan lagi kog. Lo akan mulai tertarik dengan segala dress elegan, alat make up, kuteks warna warni, aaand shoes!! Yess lo akan menemukan cinta kedua lo di sepatu, meskipun seringkali dompet lo berkata tidak. Jadi semacam cinta tapi benci gitu.
  9. Ngomong-ngomong soal cowok, surprisingly cowok-cowok yang lo kenal sekarang (yang jumlahnya sangat sedikit itu) akan tetap menjadi teman-teman lo untuk 10 tahun ke depan, walaupun pertemanannya sebatas di media sosial. Nah dua dari cowok yang sudah lo kenal saat ini akan menjadi pacar-pacar lo, walaupun akhirnya putus juga sih….
  10. Namun no worries! Pada akhirnya lo akan menemukan seseorang yang berbaik hati rela menjadi pacar lo dan bahkan meminta lo menjadi istrinya. Dia bukan pangeran berkuda putih ataupun si badboy 구준표, tapi dia adalah segalanya yang lo butuhkan. Smart, determined, patient. Dan mau mengerti lo!! Ini yang paling penting! Kalau saat ini lo pikir lo adalah perempuan paling simple dan nggak ngerepotin yang pernah ada di dunia, apparently 10 tahun lagi isi kepala lo tidak demikian lagi! Dan ini cukup menjengkelkan sehingga butuh skill khusus untuk menangani lo. Syukurnya laki-laki yang satu ini berani dan bisa. Dia akan membantu lo lebih mengenal diri lo sendiri dan menemukan jalan hidup lo. And he will be your sunshine, your only sunshine. Just like his name :)

^_^

Tambahan dari Sali di hari Rabu tanggal 14 Oktober 2015:

11. Saat ini lo ga kebayang hidup lo kayak apa? Lo penasaran masa depan lo bakalan begimana? Lo pengen cepet-cepet tua karena lo pikir kalo lo tuaan dikit lo akan lebih mengerti tentang hidup? Well, ini spoilernya: 10 tahun kemudian pun lo akan tetep ngga ngerti apa apa!! Hahahah lo akan tetep bingung jalan mana yang harus lo pilih, dan lo akan menjadi semakin bingung kalau ngeliat hidup lo ke belakang, kog belok belok banget?? Ngapain aja gue selama hidup?? Hehehe BUT! Tenang, di saat-saat seperti ini marilah kita menjadi sedikit terang dan mengingat lirik lagu I don’t know about tomorrow, but I know who holds my hand!!  :))

So take it easy, especially on yourself, and enjoy the ride. 

“Karena setiap cerita bisa dituliskan berbeda..”

How I Met My… #1

첫만남

Hari/Tanggal: Minggu, 23 Juni 2013

Tempat: Banya’s Kitchen, Hongdae, Seoul

wpid-mntsdcardCaptured-Images2013-06-17-21.22.44-1.jpg.jpg

I: Sal duluan yah..

S: Eh kog udah balik sih?? Ini dessertnya belum keluaar…

I: Gak pa pa Sal, kita ga enak nih dateng ke sini gak bawa temen 외국인 sama sekali..

S: Yaelaah santai aja kali wa, orangnya juga cuma dikit ini..

(sambil ngelirik orang di depan mata gue, dan berasa diliatin juga)

S: Eh ngomong-ngomong kayanya belom kenalan resmi deh, yang di APIK kan?

F: Iya, F….

S: Sali..

*backsound* I: Tuh Sal.. hihihi (lirik lirik penuh kode)

*menanggapi backsound* S: Apa sih waaaa (nyengir pake tampang males)

F: Kerja di Lotte?

S: Iya, hehe kerja di mana?

F: LS

S: He?

F: Iya perusahaan (apaaa) gitu –> jujur lupa ngomong apa, tapi rasa-rasanya sempet dijelasin deh secara singkat…. kayaknya…

S: Ooh.. hehe eh jadi kapaan kita paragliding!!! gak jadi jadi deh ih itu padahal udah gue pajang iklannya di APIK dari kapan tau..

I: Oiya kapan dong, bulan depan mau?

S: Bulan depan kan udah masuk bulan puasa, kasianlah orang orang..

I: Ah gue ga masalah sih puasa paragliding

S: Temen lo?

F: Gue juga ga ada urusannya sih..

S: Yaa gue juga ga masalah sih secara gue juga kagak puasa, tapi kayaknya Mas N dan anak anak lain gitu pada ribet deh kalo puasa… huuuu ntar lagi lah ya dibahas di APIK…

I: Iyaa.. yok duluan ya saal..

S: Yoowww..

Komentar dalam hati:

1. Orang mana ya? Sama sekali gak ketebak…

2. Kenapa dia nggak puasa padahal auranya soleh sekali?

3. Anak baru ya di Korea? Kog ga pernah terdengar namanya, dan mukanya sangat sangat asing…

4. Pendiam sekali, padahal di FB sepertinya berisik. Mungkin tipikal introvert cupu yang ga berani ketemu orang….

5. Asyik mereka pulang tanpa makan dessert padahal udah bayar komplit. Berarti jatah dadar gulungnya bisa gue makan!! *girang*