What you’d like to do in 10 years

Postingan ini terinspirasi dari postingan sebelumnya, kalau berminat silakan baca di sini.

Jadiii sebenernya kalo dipikir pikir 10 tahun waktu yang cukup panjang nggak sih untuk melakukan banyak hal? Rasanya tiap tahun saya hobi bikin resolusi untuk jangka waktu 12 bulan, dan itupun udah terasa banyak huheheh jadi begitu dikasi waktu 10 tahun… waaaaa…….. waaaa….

Oke nggak penting. Anyway inilah list saya.

Apa yang ingin saya lakukan dalam SEPULUH tahun ke depan?

1. Belajar memproduksi musik saya sendiri.

Terdengar dalem, tapi ini artinya luas kog ^.^  memproduksi musik bisa berarti nepok nepok aqua galon lalu direkam pake walkman, atau motong motong lagu lalu diedit di komputer pake program gratisan, atau kalau modalan dikit bikin pake tablet, puyer, dan device lainnya yang punya aplikasi music editor. Oh atau.. ada yang inget HP nokia jaman dulu punya menu music composer lalu bisa bikin ring tone sendiri? Huhehehe dulu kakak saya sering banget bikinin saya ring tone versi buatannya sendiri, dan sekarang pun dia hobi bikin lagu lagu midi pake iPad. Kurang lebih saya terinspirasi dari dia. Jadi kalau ada yang mau ngasi saya kado ulang tahun, boleh yah dikasi kibor mini yang bisa dicolokin ke komputer. Makasih.

2. Main Ski

Dengan ini saya menyatakan bahwa kemungkinan saya untuk main ski di Korea Selatan hampir… punah. To do list yang saya buat untuk dilakukan sebelum meninggalkan Korea demi kebaikan (baca di sini) tampaknya tidak bisa terpenuhi semuanya, secara sekarang udah bulan apaaa saljunya udah nggak adaaaa dan saya nggak mau nunggu sampai winter berikutnya datang ke semenanjung ini. Jadi! Rencana bermain ski ini mari kita pindahkan ke rencana jangka panjang dalam 10 tahun ke depan. Ada ide tempat yang oke untuk main ski?

3. Volunteering ke pedalaman Indonesia

Selama tinggal di Korea saya merasa cukup menikmati program volunteering ke sana kemari; jadi mbak mbak di festival film, ngajar anak anak sekolahan tentang Indonesia, atau bantu bantu di panti. Dan saya tahu bahwa kegiatan-kegiatan ini sangat menyenangkan ^__^  Sayangnyaaa saya belom pernah kesampean melakukannya di Indonesia. Padahal itu negara sendiri dan yang ditolongin adalah bangsa sendiri. Jadi jika tidak ada aral melintang saya mau ah ikutan yang begituh begituh di Indonesia heheh. Indonesia Mengajar mungkin? O.o

4. Mejeng di Bromo

Plis jangan bilang selera saya standar karena di antara semua gunung di Indonesia saya malah milih Bromo. Hahahah. Saya bukan tipikal yang kuat mendaki gunung. Lebih tepatnya saya memang bukan anak gunung; saya lebih suka pantai daripada gunung. Tapi gara-gara kebanyakan nonton film dan lihat foto tentang Indonesia, juga karena ajakan dari teman-teman terbaik saya, saya jadi penasaran pengen liat sendiri Bromo seperti apa sih? Sekaligus menantang diri sendiri juga, emang medannya sesulit apa sih? (mustinya nggak parah parah amat kan? :3 ) Namun walaupun saya sok berani mendaki gunung kayak begini bukan berarti saya tertarik manjat manjat gunung lainnya yah.. kalau ada yang ngajak ke Rinjani.. Merapi… apalagi Semeru.. wuaduh mohon maaf tapi kayaknya saya angkat tangan angkat kaki deh.

5. Bungee Jumping

Di dekat Seoul sini memang ada tempat untuk bungee jumping, tapi ntah kenapa feelingnya kog kurang dapet ya kalo bungee jumping sendirian di danau terpencil gitu.. (tempatnya masuk masuk ke dalam soalnya). Heheh jadi bungee jumping ini saya lakukan di tempat lain saja deh. Mungkin di.. Bali?

6. Paris

Tidak bisa dijelaskan mengapa dan bagaimana, yang pasti ini salah satu spot yang harus saya datangi dalam kurun waktu 10 tahun ke depan. Entah apakah teman-teman yang akan menemani saya pergi ke sana masih ingat akan janji ini atau tidak, tapi tanpa mereka pun saya akan berangkat rasanya heheh.

7. Belajar makan sashimi dan pisang

PR sepanjang masa! Dan juga misteri seumur hidup kenapa saya nggak bisa makan sashimi dan pisang. Selain dua itu sebenernya masih banyak lagi makanan yang nggak bisa saya makan, tapi saya merasa agak ga masuk akal kenapa even sashimi dan pisang pun nggak bisa terkunyah dengan baik di mulut saya. Terakhir kali makan sashimi.. saya hampir muntah. Dan terakhir makan pisang…. hmm normal sih. Tapi itu juga karena dicekokin teman teman saya pas saya ulang tahun. Saya tahu kedua makanan itu enak (kata orang) dan saya juga mau dong makan enak! Makanya.. dalam 10 tahun mari belajar makan kedua masakan itu. Masih banyak waktu, Sali.

8. Tampil di panggung bersama sebuah band

Bukan sebagai yang nyanyi, bukan sebagai tukang megangin mic. Kalo boleh saya pengen main piano/kibor dengan formasi band yang lengkap heheh. Selama ini udah sering sih main sama alat alat musik lainnya.. tapi semuanya bersifat ngiringin orang nyanyi atau sekedar iseng main main. Belom pernah yang konsepnya tampil sebagai.. band.. di panggung.. ditonton orang.. dan sambutan penonton ditujukan kepada setiap personilnya (bukan cuma vokalisnya). Huheheh cita-cita saya nggak muluk muluk kog, saya cuma pengen nyobain sekali aja tampil seperti itu. Saya juga nggak jago-jago amat soalnya.

9. Punya asuransi sendiri

Ini yang paling gampang dilakukan yah kayanya. Ehehe alasan saya belum memilikinya sebelum ini.. karena ayah ibu saya kurang peka sama masalah asuransi. Dan ofkors pas kuliah di luar negeri saya tercover asuransi dari sekolah, dan pas kerja juga saya dapet dari kantor. Tapi somehow saya merasa saya nggak bakal terus menerus kerja di kantor yang sekarang, dan in fact saya juga ga bisa melihat diri saya sendiri terus bekerja di dalam sebuah kantor untuk sepuluh tahun ke depan. Jadi mungkin sudah saatnya saya lebih peduli sama diri sendiri. Yess untuk yang ini bisa segera dilakukan kalau pulang ke Indonesia nanti.

10. Donor darah

Hehe iya iya saya tahu ini bukan hal sulit untuk dilakukan. Tinggal pergi ke PMI lalu bilang mau donor darah. Huhehe tapi ceritanya.. dalam hidup kan saya sering yaa bolak balik ke dokter karena sakit ini itu.. dan bahkan tiap bulan kalau saya kehilangan darah akibat bukti dari keperempuanan saya itu saya bisa nangis nangis kesakitan dan nggak jarang pingsan. Jadiii saya agak agak gimana gitu kalau diajak donor darah. Hati berkata YES LETS DO THIS namun otak bersabda “kalo ga mau pingsan mendingan jangan..” Never ending dillema, tapi saya tahu satu saat nanti saya akan melakukannya. Mari hidup sehat dari sekarang!

bonus track: dalam 10 tahun saya juga ingin tetap menjalankan blog ini. WordPress nggak bakal bangkrut kan sebelum 2023?

Day 3 : Where you’d like to be in 10 years

Umur saat ini : 24

Umur 10 tahun lagi : 34

Lokasi saat ini : Seoul, Korea Selatan

Lokasi 10 tahun lagi : hopefully tidak di Seoul, Korea Selatan

Sepuluh tahun lagi! Huhehe awalnya saya pikir sepuluh tahun ini masih lama, dan ga kebayang juga kehidupan orang kalau udah umur tiga puluhan itu se..nggak menarik apa.. hahaha belom apa apa udah underestimate ceritanya.

Tapi jujur sejak masuk ke dunia pekerjaan dan orang satu tim saya semuanya minimal sepuluh tahun lebih tua dari saya.. saya jadi sadar bahwa umur tiga puluhan itu…… bukan apa apa! Tidak tua sama sekali! Jalan hidup masih panjang! Bahkan belum menikah juga nggak pa pa! (tapi kemungkinan besar mama papa udah panik sih)

Jadiii kalau saya ditanya sepuluh tahun lagi pengennya berada di mana… mungkin saya jawab di mana aja asal bukan di Korea kali ya. Hahaha maafkan kelabilan saya tapi jujur saya belum bisa menentukan saya pengen settle di mana. Saya nggak keberatan musti menetap di negara lain lagi, either itu karena keterusan habis master di mana lalu nyangkut di negara tersebut, atau karena naksir pilot setempat setelah saya berhasil mewujudkan cita cita saya jadi pramugari Emirates.

Hehe tapi yang pasti kalau saya memang kembali ke tanah air.. (yang mana kemungkinannya sungguh sangat besar), saya ingiiiin sekali tidak berada di Jakarta 10 tahun lagi. Dengan kejamnya kemacetan Jakarta di tahun 2013 ini, saya bisa kejang kejang kalau harus bayangin gimana bentuknya di tahun 2023 nanti. Oleh karena itu dengan penuh imajinasi saya pun mencitacitakan hidup saya akan jauh lebih bermakna apabila sepuluh tahun lagi saya sedang berada di sebuah pedalaman di Indonesia! Sibuk bermain air dan bergelantungan di pohon, sambil berjuang membuka sekolah gratis buat anak anak setempat. Sekolahnya harus asyik, mata pelajaran utamanya cuma Bahasa Indonesia dan Musik. Ehuhehe random enough? Sejujurnya nggak random-random amat sih. Ini udah lama muter muter di otak saya, cuma karena akhir akhir ini kehidupan saya makin menjauh dari kehidupan sosial dan proyek mencerdaskan anak bangsa, jadinya ga sempet saya olah lagi rencananya.

Anyway sebenernya daripada ditanya mau berada di mana dalam 10 tahun ke depan, saya lebih suka ditanya mau melakukan apa saja dalam 10 tahun ke depan sih. Mungkin besok ini bisa jadi list yang cukup menarik untuk dituliskan di kantor ketika bos besar tidak berada di tempatnya. Heheheh. Untuk sementara itu.. sampai di sini dulu. Guten nacht!

 

ps: Why am I writing this? Click here to see the full story.

Day 2 : Your Current Relationship

Single. Describe?

Hidup itu kan pilihan ya. Termasuk memilih untuk punya pacar, memilih untuk berantem sama pacar, memilih untuk putus dari pacar, memilih untuk move on dari mantan, sampe akhirnya memilih untuk hidup bahagia sendiri tanpa pacar.

Dan berhubung menjadi single juga merupakan salah satu pilihan, jadi kalau disuruh deskripsikan sih rasanya…. asyik asyik aja. Huhehe. Terdengar klise, tapi fakta bahwa hidup single itu bebas dari ikatan adalah sesuatu yang terbukti benar! Dan efek samping dari hidup bebas tanpa ikatan? Ya hepi lah. Namanya juga bebas. Mau main ke mana juga ga perlu minta ijin. Mau main sama siapa juga ga perlu khawatir dicemburuin. Mau nggak ngeliat hape seharian juga nggak ada yang nyariin. Mau melupakan semua hari penting dan tanggal ulang tahun orang juga nggak ada yang protes. Mau nonton bioskop, nonton konser, nonton teater, nonton apapun nggak musti meluluu sama orang yang sama. Dan yang terpenting, lo nggak harus repot repot membagi perhatian lo untuk orang lain di luar diri lo sendiri dan keluarga lo. Untuk sekali ini lo bisa fokus sama diri lo sendiri dan apa yang ingin lo lakukan.

Well sebenernya paragraf di atas agak subyektif sih ya. Gue tahu di dunia ini jenis jenis pacar nggak cuma satu melainkan ada buanyak sekali. Ada yang nggak guna tapi ada juga yang kehadirannya sungguh sangat membawa pengaruh baik. Karena gue akui kenyataannya banyak juga orang-orang di sekeliling gue yang begitu punya pacar malah jadi jauuuh lebih… termotivasi. Jadi pinter dandan, jadi belajar masak, jadi ngerti soal otomotif, jadi kurus, jadi semangat melakukan hobi-hobi baru, dan sampe jadi giat bekerja demi nabung buat biaya nikah. Dan juga, istilahnya kayak, setiap kali lo mau melakukan sesuatu, pasti ada yang mendukung gitu. Baik itu mendukung dalam arti ditemenin, atau dikasi support moral, atau malah didukung secara finansial (eh kog yang ini enak banget?). Ehehe untuk orang orang yang memiliki pacar dengan fungsi fungsi di atas, selamat! Anda sungguh sangat beruntung.

Tapi dalam kasus gue saat ini, sejujurnya salah satu alasan kenapa gue memilih untuk tidak berpacar adalah karena gue merasa… tidak butuh. Klise yah klise yah? Merasa ini adalah alasan paling bu*shit yang pernah keluar dari mulut perempuan? Ahuhaha maafkanlah kaum kami, tapi kenyataannya memang ada wanita-wanita yang beneran merasa lebih mencintai dirinya sendiri daripada orang lain.

Lagipula kalau memang nggak punya pacar bukan berarti lo nggak bisa memotivasi diri lo sendiri kan? Dan kalau emang butuh ditemenin ke mana mana… toh.. ada ada yang namanya… teman? Ehuhehe sementara untuk dukungan finansial.. yahh banting tulang aja lah pagi siang sore malem. Palingan efek sampingnya badan jadi kurusan dan kantong mata makin parah dikit. Tapi at least lo nggak perlu repot-repot mikirin orang lain ketika lo bahkan nggak punya waktu dan tenaga untuk mikirin diri lo sendiri. Terlebih kalau orang lain yang dipikirin itu bahkan nggak peduli sama keadaan dan perasaan lo :3

Daan berhubung tulisan ini makin ke bawah makin terdengar remaja, jadi biarkanlah gue sudahi tulisan di senin pagi yang mendung ini. Maaf tulisan ini baru berhasil dipost sekarang, mengendap di draft sekian lama karena kepotong long weekend kemarin di Korea ehehe.

Sampai jumpa di Day 3 !

ps: Why am I writing this? Click here to see the full story.

Day 1 : Introduction and Recent Photo

Apparently ini foto ter-recent yang saya punya. Saya yang paling kiri, dengan tanda peace berlebihan menggunakan kedua belah tangan. Hehehe.

Seoulers
Left to Right: Sali (that’s me!), Ellen, Melinda, Daniel, Leo, Cempaka, Jess, Apple

Ehm, lalu perkenalan diri, well.. Nama lengkap saya Sangalian Jato, namun biasa dipanggil Sali. Ayah saya orang Manado, ibu saya orang Batak. Orang-orang bilang dengan campuran kedua darah tersebut seharusnya saya putih, cantik, pandai bernyanyi, dan jago makan pedas. Namun sayang sekali saya tidak memenuhi keempat kriteria tersebut di atas hehehe.

Saya lahir di Jakarta pada bulan November tahun 1989, membuat umur saya menjadi 24 di tahun ini. Saya anak kedua dari dua bersaudara. Saya punya seorang kakak laki-laki yang selalu membuat saya menangis ketika kecil dulu, namun sangat menyayangi saya dan cenderung overprotektif pada saya ketika sudah besar ini.

Oiya ini yang agak penting. Saat ini saya berdomisili di Seoul, Korea Selatan, dan ini adalah tahun keenam saya tinggal di Korea. Saya datang ke semenanjung ini pada tahun 2008 untuk sekolah S1, dan 4 tahun setelahnya saya berhasil lolos dari status pelajar. Awalnya saya pikir saya akan segera kembali ke tanah air begitu saya lulus kuliah, namun ternyata Tuhan berkata lain. Tahun lalu saya diterima bekerja di sebuah perusahaan retail di Seoul, dan itulah mengapa hingga saat ini saya masih tinggal dan menetap di Seoul ^.^

Sampai jumpa di Day 2 :)

ps: Why am I writing this? Click here to see the full story.

30 Day Blog Challenge – Let’s Do This!

Setelah beberapa kali melihat teman-teman di instagram ikutan 30 Day Challenge versi instagram, baru akhirnya sekarang saya tergerak untuk ikutan. Namun! Ini versi blognya huhehe.

Jadi goalnya adalah menulis dalam 30 hari ke depan dengan topik seperti yang telah ditentukan seperti di bawah ini. Nggak bisa janji sih bisa nulis setiap hari, mungkin akan ada bolong bolong, tapi diusahakan dehh tetap rajin menulis agar saya punya hobi yang lebih berguna daripada sekedar nyampah di Path atau nge-love-in semua foto kucing di Instagram.

30 Day Blog Challenge

Di atas adalah list tantangan saya yang telah saya gabungkan dari dua buah list yakni  ini dan  itu. Huhehe kalau ada yang mau ikutan monggo! Atau mau nyontek list saya juga boleh.

Sampai jumpa di Day 1  ^^

[updated on November 9, 2013] – akhirnya 30 Day Blog Challenge ini selesai!! Baca kelengkapan kisahnya di sini.

Blog lagi… blog lagi…..

Yeap. entah untuk keberapakalinya saya bikin blog lagi… dan walaupun banyak banget cacat di sana sini, saya tetep menyukai kegiatan nulis seenak jidat saya seperti ini sih. huhehe silakan kalau ada yang segitu isengnya pengen baca tulisan saya di tempat lain, boleh lihat ini http://thenakedfaces.blogspot.com/

Isinya mungkin agak kurang menarik karena di situ saya berusaha sebisa mungkin terdengar seperti (sok) banyak tahu tentang kosmetik, tapi mohon jangan dihina dulu… blog itu salah satu tugas saya dari kantor yang saya cintai itu. 

Oh oh oh! satu hal yang bisa dibanggakan dari blog baru saya si muka telanjang: designnya dibuatkan oleh teman saya yang manis banibab! dan foto di headernya dipotret sendiri olehnya! senang ya punya teman baik. walopun long distance (mulai curhat).

Hehehe guten nacht people!

Labil Lagi Ngeblog Lagi

Kelabilan saya terbukti sekali lagi.

Setelah join tumblr dua tahun lalu, aktif di dalamnya, bosan, dan akhirnya menghapusnya, sekarang saya kembali bosan dan membuat blog yang baru di sebelah sana. Ckck. Isinya jauh lebih ga penting daripada blog ini, jadi kalau emang segitu kebosanannya atau segitu pengennya ngestalk saya, baru deh silakan bermain ke alamat di bawah ini….

 

http://cutesalmon.tumblr.com/

Eavesdropping

So.. after 2 days of confusion on what title I should give to this new blog of me plus more than 6 hours of trying to make progress on my internship project (unfortunately no.. I still havent made any progress yet) I finally found the right word to be put on the title column above. Eavesdrop on me. I must admit I didn’t have a good relationship with the word eavesdropping.. and I still don’t… but I’m trying,, because I have to. I am currently doing a summer internship with a big Korean IT company called SK C&C, and my job is to do a research about mobile security and its development, and eavesdropping is something you’ll get familiar with if you have done 6 weeks of googling about mobile security. I’m not going to explain to you what eavesdropping is in term of mobile security issues, so if you want to know more about it you can ask wiki!

Thanks for stopping by. Can’t promise you I’ll write everyday, but I’ll try.

pembuka

ini bukan pertama kalinya saya mengisi blog di multiply,

dan jelas ini bukan pertama kalinya saya mengetik sebuah blog.

tapi yang pasti sih ini adalah pertama kalinya saya mengetik sebuah blog sambil makan Pepero!

hore! mari dirayakan!!

ada yang gak tau pepero? ada yang gak tau? sini sini. mari saya bagi setengah.

anyway, sebagai pendatang baru untuk kedua kalinya di dunia perkalian yang tak berujung ini ayolah sambut saya dengan sukacita. sali datang semua senang!