Pesta Kembang Api (Part 2)

Seperti yang sudah saya khawatirkan sebelumnya, efek menonton kembang api di musim gugur memang sukses membuat hati saya gak karuan. Antara senang dan sedih, antara bahagia dan miris. Dua tahun lalu saya menikmati pemandangan ini dalam keadaan lugu, norak, dan tak berpacar, dan rupanya tahun ini pun kondisinya tidak terlalu berbeda jauh : masih saja lugu dan norak liat kembang api besarnya ga karuan, dan naasnya, masih saja tak berpacar. Hahaha ok ok I’ll stop being so desperate about having no boyfriend. Tapi emang faktanya nonton kembang api ini kurang lengkap kalau tidak bersama orang-orang yang dikasihi..

Huaa.. kangen semuanya.

Pesta Kembang Api (Part 1)

Dar dar dar

Bunyi kembang api

Dar dar dar

Suaranya sangat mengundang mata ingin menengok ke arah langit

Dar dar dar

Rasa hati ingin berlari ke pantai, apa daya hanya bisa menonton dari jendela kamar

Dar dar dar

Memori setahun yang lalu terkuak kembali, disertai rasa perih di hati

Dar dar dar

Etss… rasa perih? Enggak deng. Semuanya tergantikan dengan rasa lega.

Dar dar dar

Ah.. mendadak jadi ingin makan telur dadar.

Selamat Hari Sabtu!

Sudah lama tidak menulis di hari Sabtu yang indah dan (tampak) hangat..

Semoga semuanya dalam keadaan sehat senantiasa dan bahagia sepanjang masa. Selamat menikmati tanggal 17 Oktober 2009.

Oct 17, 2009 12:19 AM

Mengejar Laskar Pelangi

weker berbunyi pukul 7.00

beranjak dari tempat tidur pukul 7.05

pakai baju yang nyaman dan hangat pukul 7.25

membangunkan teman teman yang lain pukul 7.30

keluar dari asrama pukul 7.50

masuk gerbong subway pukul 8.00

tiba di Centum City pukul 8.20

mengantri selama berpuluhpuluh menit sampai pukul 9.10

berhasil mendapatkan 2 lembar tiket Laskar Pelangi pada pukul 9.13

kembali ke asrama pukul 10.30

mission accomplished! muka ceria perasaan senang hati gembira. walaupun dapet tempat duduknya kedua dari depan, tapi tetep aja, yang penting, nonton! hore! ga sabar menanti pukul 17.00 :)

Oct 9, 2009 9:49 PM

PIFF – Laskar Pelangi

tampaknya cuma saya,

mungkin hanya saya,

ya, sepertinya memang saya seorang,

yang sangat semangat menyambut PIFF (Pusan International Film Festival) kali ini!! sebuah film yang sudah saya nantikan dari tahun lalu, yang sudah ditonton oleh kakak saya, dan bahkan didului oleh ayah ibu saya, yang katanya bikin perfilman Indonesia heboh saking bagusnya, dan disukai oleh semua kalangan baik dari anak anak sampe kakek nenek, apalagi kalau bukan Laskar Pelangi!

dan saking semangatnya saya, sampe sampe saya sedikit takut dan khawatir serta cemas kalau kalau besok ga dapet tiket. masalahnya, pemesanan tiket dari internet sudah habis hikshikshikshiks. Saya merasa benar benar bodoh, terlalu meng-underestimate orang Korea yang selera filmnya (menurut saya, pemikiran sempit dan terlalu subjektif ) standar sehingga yakin film Indonesia ga mungkin segitu banyak penggemarnya (eehhh tau taunya malah sold out. siall.)

anyway.. begitulah.

dengan keyakinan penuh besok bisa beli tiket on spot, saya pun memberanikan diri mengajak beberapa teman saya untuk pergi dari pagi hari ke bioskop, mengantri, dan membeli tiket sambil berharap masi dapet tempat duduk yang layak.

doakan saya ya!

Oct 9, 2009 11:44 AM

menonton Fiksi

di malam hari yang agak dingin, seorang Sali dan seorang Kuna pergi memanfaatkan sisa waktu dan sisa tenaga dan sisa uang yang ada untuk menonton film berjudul “Fiksi” yang ditayangkan dalam festival film internasional di kota kami. setelah menyaksikan film dengan jalan cerita dan ide yang brilian, kami pun puas dan semangat ketika sesi tanya jawab dengan sutradaranya usai dan diganti dengan sesi tanda tangan.

di tengah ributnya orang berucap dalam bahasa korea, saya nyosor dan menyodorkan buku acara plus spidol merah,

‘ini mbak, silakan…’

“wah…” sambil menatap saya, “kuliah di sini ya?”

‘hehe iya… sukses terus ya Mbak..’

“iya,makasih ya..”

dan kami pun keluar dari studio 5 itu. berjalan dengan riang gembira, senyum lebar terpampang di bibir, dan langkah pun terasa ringan. namun tiba-tiba,

‘wait Kun….. kayanya….. tiket gue 2 biji ilang deh.. arrrghh mana nih mana nih??’

“yaampun Sal, jangan bilang tadi tiket yang jatoh di deket layar itu punya lo…’

‘ha?’

“iya gue liat ada tiket jatoh 2 lembar di deket orang-orang situ…. mana gue tau itu punya lo..”

‘HUAAA AYO AMBIL LAGI!’

maka saya pun berjalan super cepat (dan menurut Kuna itu suda termasuk dalam kategori lari) ke arah studio lagi. di otak saya cuma satu, tiket tiket tiket! saya ga rela dua tiket film yang uda saya tonton minggu lalu ilang begitu saja. lumayan buat dipamerin ke anak cucu.

penuh semangat dan penuh energi, saya buru-buru masuk lagi ke studio. namun sayang, saking semangatnya, prosesi masuk saya diiringi dengan bunyi GRUDUK BUK BUK BUK ditambah teriakan Kuna, “OH MAI GOTT SALIII!!!!”

lalu hal berikutnya yang saya ingat adalah saya yang ketika itu sedang berjalan cepat mendadak diberi percepatan lebih lagi sehingga bisa dibilang saya benar-benar berlari, sebagai bentuk dari usaha menyeimbangkan kembali kedua kaki saya yang tersandung karpet studio di pintu masuk. DAMN!

oh. ada lagi hal berikutnya yang saya ingat!!

semua mata memandang ke arah saya, termasuk mata si mbak Mouly Suryanya plus beberapa staff plus segerombolan orang Korea yang masi ngantri minta tanda tangan.

astaga. saya benar-benar dipermalukan. sambil tergesa-gesa saya pun memungut 2 tiket saya yang terjatuh tadi dan berusaha menutupi muka saya dengan cara menunduk dan hanya berani menatap lantai studio. saya tau usaha saya itu sia-sia, tapi apa lagi yang bisa saya perbuat selain itu?

>.< maluu.

Oct 8, 2008 11:41 AM

Laskar Pelangi

“Sali, ma d megablitz, dg pa mau nnnton laskar pelang. Ma ingat kamu!”

astaga. orang tua jaman sekarang yah, anaknya terdampar di negeri orang, mama papanya malah ngedate.

eh. tapi tunggu dulu. ngedatenya di blitz? wettss. sejak kapan si mamah sama si papah seleranya mendadak jadi oke banget? perasaan dulu nonton bioskop di TIM 21 yang biasa biasa aja uda tampak luar biasa buat mereka. baguslah baguslah. kemajuan. semoga ga norak aja nih si mamah.

Ma n pa kyk wong ndeso. Keren hbs ya t4 ini, td kmi turun liat2, he2.”

HAHAHA tuh kan baru dibilang juga apa. tapi ya asal mereka senangg ya saya pun ikut senang. ga tega ngetawain. semoga aja abis nonton film ini si mamah ga ikutan nangis kaya ibu-ibu kebanyakan…

(3 jam kemudian henpon saya bergetar lagi. kali ini telepon masuk)

sal.. filmnya bagussss banget! kamu mustinya nonton juga!”

yeee si mama. mana bisa. btw.. jangan bilang mama nangis pas nonton itu.. ‘

ee.. iya, kog tau?”

‘ … ‘

Oct 2, 2008 12:17 PM

sabtu, 28 juni 2008

hari ke-11

-sesi 1-

cuaca : hujan sepanjang hari.

bangun pagi jam : 9.00, bangun oleh telepon sarita.

tempat yang didatangi : sebuah sekolah di daerah Heundae.

kegiatan yang dilakukan : duduk, menonton, bercengkerama, bergerak, bermain, makan.

rencana awal, lama waktu yang dihabiskan di tempat itu : sekitar 3 jam saja.

nyatanya, lama waktu yang dihabiskan di tempat itu : sampai 6 jam.

games paling disuka : dodge ball.

pengalaman paling berkesan : dianterin pulang sama Moksanim (ga perlu kehujanan :D )

-sesi 2-

tempat : kamar 1202.

yang dilakukan begitu memasuki tempat : memeluk guling, tidur.

pengalaman paling berkesan : mengangkat telepon ketika tidur (ga inget ngomong apa aja :p )

lama kegiatan berlangsung : sekitar 3 jam, terbangun karena guncangan oleh jeje.

kegiatan selanjutnya : makan mie dan mandu dan cheetos.

bagian favorit : bercerita bersama fenny, ovi, jess, dan jeje.

bagian yang kurang : acha.

-sesi 3-

lokasi : depan komputer.

program favorit : msn messenger, nate on, yahoo messenger.

total manusia yang memanggil : 13 orang.

lama kegiatan berlangsung : lebih dari 3 jam? kurang tau juga.

hal paling berkesan : acha online.

kejadian paling langka : tiba tiba semua teman baik saya muncul.

perasaan sekarang : sedikit lapar, banyak mengantuk, sungguh senang, luar biasa ingin pulang.

kepalaku pusing

sejak kapan ya efek samping dari berjalan jalan bersama segerombol teman dengan riang gembira ke pasar Nampodong serta Busan Tower adalah sakit kepala? seharusnya sih efeknya bagus. ntah itu perasaan menjadi semakin baik, atau suasana hati berubah ke arah yang lebih cerah. tapi ntah mengapa hari ini setelah melalui perjalanan sangat mengasyikkan kepalaku malah memberontak. sejak pukul 11 malam tadi kepalaku bagaikan dihantam palu besi. deng deng deng. sakit sekali.

harus tidur sekarang. huhu.

ps: hari ke-7 – accomplished.