Sembilan Belas

Butuh waktu tiga tahun buat saya untuk ngaplot video ini.. karena terlalu malu, apalagi bagian tengah-tengahnya. Tapi setelah saya liat-liat lagi video ini sungguh sangat nostalgic, merayakan umur saya yang ketika itu bahkan belum berkepala dua.

Ketika itu teman-teman saya yang manisnya ga ketulungan membuat surprise party kecil kecilan dan menggiring saya ke lantai satu di mana mereka sudah berkumpul bersama dan menghadiahkan saya DUA orang laki-laki di dalam kardus.

Saya ga bisa berhenti senyum liatin video ini, menyadari betapa waktu berjalan super cepat. Banyak kakak-kakak kelas saya di video itu yang sudah lulus, bahkan salah satu dari laki-laki yang “dihadiahkan” untuk saya sekarang sudah di Jakarta, sementara yang satunya lagi sudah berpacar dengan sangat bahagia dengan wanitanya.

Anyway inilah bukti cinta teman-teman saya yang sangat oke, yang meluangkan waktunya untuk “memestakan” umur sembilan belas saya, tiga tahun yang lalu. Dilarang ketawa, dilarang komen yang aneh aneh. Hehehe.

 

 

PERPIKA SARANGHAE

Mengutip kata howet,

deep down, despite all the grumblings and sulkings
I know you belong there ;)

Terima kasih atas SATU TAHUN yang penuh warna-warni ini, saya benar benar belajar banyaaak sekali. Maaf atas kekurangan yang masih menghiasi di sana sini, tapi sekali lagi saya mau bilang terima kasih!! Terima kasih Tuhan, terima kasih teman-teman pengurus, terima kasih teman teman Perpika.

Dan terakhir…

(gosh I cant believe Im saying this)

Perpika, I love youuu hahaha

Because We’re Stupid

“나진짜이제싫어?”
‘몰라 안본지 너무 오래 돼서. 옛날엔 좀 미웠어. 이젠 몰라’
“나도 옛날엔 너 미웠어 @.@ 지금은 아니지만”
‘나 좋아해?’
“바보야 나 한번 좋아하면 잘 안 잊거든?”
‘나도그래. 근데… 얼마나힘들었는지 그것도 잘 안 잊어..

 




Aug 11, 2010 1:30 PM

Musim Panas 2010

Setelah berbulan-bulan saya menelantarkan akun multiply saya ini, akhirnya saya tiba di titik jenuh di mana saya kebosanan amat sangat dan mulai mencari kegiatan-kegiatan yang bisa saya lakukan untuk menyelamatkan saya dari rasa kantuk yang berkepanjangan ini. Dan mengingat saat ini saya telah memasuki musim panas (lagi) di Korea, ingatan saya pun kembali ke 2 tahun yang lalu, ketika untuk pertama kalinya saya merasakan musim panas di negara asing yaitu Korea Selatan.

Ketika itu saya masih muda belia (bukan berarti sekarang saya keriput, ini cuma menekankan bahwa waktu itu umur saya kurang dari 20) dan belum berani memesan ayam goreng lewat telepon (kalau yang ini untuk memberi gambaran betapa kacaunya bahasa Korea saya saat itu). Status saya kala itu masih mahasiswi tingkat 1 di sebuah universitas privat di kota pantai Busan yang ingin menjerit setiap kali diingatkan bahwa hidupnya di Korea masih sisa 4 tahun lagi, sementara sekarang saya sedang menikmati pertengahan tahun ketiga saya (di universitas yang sama) dan sangat bahagia setiap kali mengingat masa studi saya sisa kurang dari satu setengah tahun.

Banyak hal berubah, banyak hal yang tergantikan. Banyak yang datang, lebih banyak lagi yang pergi. Banyak pengalaman baru yang sangat berharga, namun banyak juga memori lama yang tak pernah bisa dilupakan. Saya bersyukur di musim panas saya yang ketiga ini banyak hal baru yang saya alami, dan saya lebih bersyukur lagi karena akun saya di multiply ternyata masi aktif! yeay. Kirain udah hilang karena uda kelamaan ga dibuka… hehehe.

ps: 1 jam 30 menit menuju jam 6 = 1 jam 30 menit menuju weekend.

Jul 23, 2010 3:37 AM

dalam keadaan mabuk

berjalan pun harus dituntun, dateng dateng sok akrab sama semua orang, main bilyard ga bisa bedain bola putih sama kuning, ngayun stik ga becus sampe bulak balik bola putihnya kesodok tanpa sadar, ngomong ga bisa dalam volume suara normal, kuping mendadak jadi sangat sensitif sama bahasa indonesia, emosi mudah meluap-luap, nyebrang jalan ga bisa sabar nunggu lampu hijau berikutnya, tanpa malu sama sekali menekuk lutut dan menyembah di pinggir jalan demi bilang makasih, liat sofa dikit bawaannya langsung mau berbaring, liat paha nganggur ga pake ijin langsung ditidurin (hahaha bahasanya jelek banget), denger lagu Nobody langsung otomatis ngedance di depan para penonton, dan begitu akhirnya efek alkohol mulai berangsur-angsur menurun sifat aslinya makin keliatan yaitu super keras kepala dan beraninya nantangin orang.

malam yang aneh, dan saya super minta maaf kepada Jeje, Karen dan Vania yang direpotkan gara gara laki-laki mabuk ini berhadapan dengan wanita yang tak kalah sintingnya ;p

Dec 2, 2008 11:11 AM

Laskar Pelangi

“Sali, ma d megablitz, dg pa mau nnnton laskar pelang. Ma ingat kamu!”

astaga. orang tua jaman sekarang yah, anaknya terdampar di negeri orang, mama papanya malah ngedate.

eh. tapi tunggu dulu. ngedatenya di blitz? wettss. sejak kapan si mamah sama si papah seleranya mendadak jadi oke banget? perasaan dulu nonton bioskop di TIM 21 yang biasa biasa aja uda tampak luar biasa buat mereka. baguslah baguslah. kemajuan. semoga ga norak aja nih si mamah.

Ma n pa kyk wong ndeso. Keren hbs ya t4 ini, td kmi turun liat2, he2.”

HAHAHA tuh kan baru dibilang juga apa. tapi ya asal mereka senangg ya saya pun ikut senang. ga tega ngetawain. semoga aja abis nonton film ini si mamah ga ikutan nangis kaya ibu-ibu kebanyakan…

(3 jam kemudian henpon saya bergetar lagi. kali ini telepon masuk)

sal.. filmnya bagussss banget! kamu mustinya nonton juga!”

yeee si mama. mana bisa. btw.. jangan bilang mama nangis pas nonton itu.. ‘

ee.. iya, kog tau?”

‘ … ‘

Oct 2, 2008 12:17 PM

hari ke-75

bulan Juni lalu, ketika saya pertama kali menyadari bahwa total libur musim panas saya adalah sebanyak 75 hari, saya sama sekali tidak pernah menyangka bahwa hari ke-75 itu akan saya hadapi secepat ini. ketika berada di tengah-tengah masa kebosanan saya melewati liburan yang terlalu panjang, saya setengah mati berharap agar hari masuk kembali ke sekolah segera dimulai. dan ketika saya mondar-mandir sendirian di asrama yang sepi saya pun berharap agar orang-orang segera kembali memenuhi lorong lorong asrama ini sehingga suasana di asrama sedikit lebih ramai.

namun ketika akhirnya saya bangun pagi hari ini (sedikit terlambat, bolos ke Gereja lagi :| ) dan mandi dan makan siang dan nonton film sambil berharap-harap cemas kapan datangnya teman sekamar saya yang baru dan turun ke kantin asrama untuk makan malam, saya baru benar-benar tersadar bahwa liburan saya habis sudah!

kamar-kamar asrama kembali penuh (kecuali kamar saya tentunya, karena tempat tidur samping saya masi kosong), kantin asrama kembali diramaikan dengan orang-orang tak dikenal, tempat sampah di tiap lantai kembali penuh dengan kardus dan barang-barang bekas, dan proses menunggu lift datang kembali menjadi salah satu kegiatan yang saya benci.

dan di sinilah saya, terduduk memandangi kalender kecil saya yang penuh coretan warna-warni (yang diakui Jeje menjadi sumber inspirasinya untuk turut membeli buku kecil catatan sensasinya), dan terpaku pada tanda di kotak hari minggu tanggal 31 agustus yang saya buat sendiri 3 bulan lalu dengan stabilo hijau: 75.

tujuh puluh lima hari libur musim panas saya yang pertama: selesai.

Aug 31, 2008 5:33 AM

안녕 어머님!

seorang teman -lebih tepatnya seorang temannya teman sekamar saya- akan pergi untuk menunaikan tugas wajib militernya besok.

malam ini adalah malam terakhir dia bisa chatting dengan teman sekamar saya -saya ga ikutan chatting, sengaja membiarkan teman sekamar saya menikmatinya sendiri- dan seperti momen momen terakhir lainnya, banyak nasehat, janji, dan pengakuan yang ditujukan kepada teman sekamar saya.

seperti misalnya nasehat, “Sehat selalu ya, jangan sampai sakit.”

dan juga janji, “Nanti diajarin kata-kata kasar lagi deh.. janji..”

(tapi yang ini disusul dengan pertanyaan ‘Nanti?? Nanti kapan??’ dan kemudian dibalas “Nanti taun 2010” lalu habis itu teman sekamar saya ngomel-ngomel)

kemudian ditutup dengan pengakuan, “Inget gak cerita tentang anak laki-laki umur 15 taun jalan jalan sama ceweknya di daerah dekat pantai Gwang Ahn Li dan tiba-tiba ceweknya ditabrak mobil dan meninggal dan akhirnya sejak saat itu si anak laki-laki ga perna bisa punya pacar lagi, bahkan dia ga tau gimana rasanya suka sama orang? Anak laki-laki itu bukan temen gue.. tapi gue sendiri..”

huhuhu. dia memang bukan temen saya secara langsung. tapi saking seringnya teman sekamar saya bercerita tentang dia dan saking seringnya saya ikutan ngobrol bersama ketika mereka video cam-an, saya pun merasa cukup banyak mengenal dia.

namun tentu saja saya lebih mengenal teman sekamar saya sendiri, dan tampaknya mulai besok teman sekamar saya akan merasa sangat kehilangan (jangankan besok, sekarang saja dia sudah tampak sedih).

Ha Minh Gi: seorang kakak kelas, seorang teman baik, seorang ibu.

selamat jalan Omonim..

kirim-kirim surat buat Jeje ya.. ;p

Aug 6, 2008 1:31 PM

5 hari TER-

5 hari terbanyak di-foto.

5 hari terjarang ngomong bahasa Indonesia.

5 hari tersering makan roti di pagi hari.

5 hari teririt.

5 hari terrajin nonton tv.

5 hari tersering di-shoot.

5 hari termelelahkan dalam hidup.

5 hari tersering karaokean!

5 hari tertepat waktu makannya.

5 hari terjarang mendengar bahasa daerah Busan.

5 hari terjarang buka komputer.

5 hari terbanyak menegak zat-zat tidak baik bagi tubuh.

5 hari termelelahkan.

5 hari termengharukan.

5 hari termenyenangkan sepanjang sejarah liburan saya di korea!!!

hayo tebak, abis ngapain aja selama 5 hari itu..

Jul 19, 2008 5:54 AM