12 Hours to Database Exam

Tenaga saya habis sudah.

Penyesalan memang selalu datang belakangan, tapi apakah belajar mepet-mepet sebelum ujian tetap tidak termasuk ‘belakangan’? Sampai detik ini saya belum juga menyesali kegiatan daydreaming saya di kelas setiap kali Mr. Hong bercuap-cuap susah payah menjelaskan pelajaran ini.. Karena saya sadar saya memang kurang berjodoh dengan setiap pelajaran teori seperti ini.. Mereka kian bermentalan dari otak saya setiap kali saya berusaha menjejalkannya ke dalam kepala. Aeh..

Saya mau tidur.

Jam doraemon sudah menunjuk pukul 2.35 di pagi hari. Mata pun mulai merengek minta dipejamkan.. dan badan ini sudah sedari tadi merayu saya minta digeletakkan di atas kasur berbalutkan sprei kuning. Haruskah saya turuti kemauan daging ini?

5 exams down, 2 more to go

Ga kerasa uda 2 minggu berlalu sejak nulis postingan tentang betapa malasnya saya mulai belajar untuk midterm, dan sialnya, di minggu ketiga ini, di saat semua teman dan kenalan sekalian sudah sedikit berlega karena ujian telah terlalui dengan sempurna, saya masi saja terduduk di depan komputer (komputer temen, btw) dengan posisi buku cetak terbuka menghadap dagu, minta dikuliti dan ditelaah alias minta dibaca.

Rasanya cape.. bosen… baru sekali ini dapet guru guru yang kurang berperikemanusiaan, masa ujian mid harusnya cuma 1 minggu doang, tapi pada rese manjangin sendiri jadi 3 minggu TT

Even sekarang tugas tugas baru uda mulai menumpuk kembali, sementara ujian belum tuntas juga. Hiks. Hidup memang beraaat.
Oct 24, 2009 7:59 AM

Musim Ujian Dimulai

Inilah derita mahasiswa..

sementara festival film masih berlangsung dan pesta kembang api menunggu di akhir minggu, tuntutan menggali ilmu lagi-lagi dihadapkan di muka kami yang kekenyangan belajarr.

aaahhh. perut kenyang hati tak tenang. buah pear korea yang enak tapi gedenya minta ampun udah habis termakan dengan sempurna, tapi mood untuk belajar tak kunjung datang juga TT

Oct 11, 2009 9:48 AM

hari membasmi virus

setelah sekian lama tidak melakukan pembantaian debu dan virus virus di kamar secara besar-besaran, akhirnya hari ini terpilih menjadi hari yang tepat untuk melakukan kegiatan mulia tersebut!!

dimulai dari membereskan meja belajar, mengelap debu debu yang menempel di lampu belajar dan atas kulkas, mencuci piring sendok garpu dan kawan kawannya yang selama ini tersimpan aman berlumurkan debu, melipat baju baju semi kotor yang menumpuk di tempat duduk teman sekamar, membetulkan posisi gundukan baju di dalam lemari yang sudah luar biasa berantakan, merendam dan mencuci kaos kaki yang baru saya sadari warnanya semua abu-abu, menyapu lantai kamar, membuang sampah di kamar ke tempat sampah utama, mencuci sepatu converse yang moncongnya hitam gara gara hujan kemarin, dan tak lupa menyikat kamar mandi!

hihihi. senang. semuanya bersih.

dan kayanya tidur malam ini akan terasa sangat pulas. horeee.

Jan 31, 2009 4:50 AM

dilanda kebosanan

jujur gue ga perna merasa sebosan ini dalam hidup gue. astaga. bangun pagi, ga tau mau ngapain. abis makan siang, ga tau mau ngapain. menjelang makan malam, ga tau mau ngapain. selesati makan malam, juga ga tau mau ngapain. duh yang gue tau tuh cuma makan dan makan doang. astaga ㅡ.ㅡ
Jan 20, 2009 10:11 AM

mulutmu harimaumu vs SALAH SENDIRI

konon kata ibu saya istilah mulutmu harimaumu itu sudah populer dari jaman Indonesia baru merdeka, soalnya ibu saya sering dapet ceramah singkat dari ibunya lagi di jaman mereka berdua masih muda dulu. saya sendiri sih baru kenal istilah ini sejak salah satu provider henpon di indonesia meminjamnya sebagai slogan untuk iklannya.

nahh bicara tentang istilah ini, ibu saya selalu bilang bahwa manusia harus selalu hati-hati dengan kata-kata yang keluar dari mulutnya. kalau ga tau apa-apa, mendingan diem aja deh. kadang menutup mulut itu jauuuhhh lebih baik daripada ngomong sepatah kata.

dan dikaitkan dengan beberapa kejadian yang terjadi dalam hidup saya belakangan ini, mungkin istilah mulutmu harimaumu emang bener-bener harus disosialisasikan lagi kepada orang-orang. berawal dari salah satu teman saya yang bercerita bahwa dia terlibat perang mulut dengan temannya hanya karena temannya mengatakan sesuatu yang tidak pantas dia katakan, sampai saya sendiri yang sering merasa sakit hati gara-gara teman dekat saya sendiri yang suka salah ngomong dan membuat saya sedikit terdiam sambil tersenyum masam.

kadang kalau sudah begini, saya suka langsung marah dalam hati dan bilang,

“Kurang ngajarrr, gak tau apa-apa kan lo tentang gue, berani-beraninya ngomong kaya gitu..”

trus nanti abis hati saya berkobar-kobar dan marah kaya gitu, saya merasa seneng dan puas banget tuh. rasanya enakk gitu bisa seenaknya ngamuk-ngamuk sama orang lain dalam hati. tapiiii aneh bin ajaib, tiba-tiba salah satu sisi lain dalam hati saya ga rela liat saya nyalahin orang lain dan dia turut ikut campur dengan membela,

“Ya wajar aja dia ngomong kaya gitu, dia emang beneran ga tau apa-apa tentang lo. Dia mau tau, tapi lo nya ga mau kasi tau. Lo nya yang terlalu tertutup, makanya jangan berharap dia ngertiin lo. Nah, kalau uda gini, sapa yang mau disalahin?”

—“

Oct 21, 2008 12:34 AM

hari ke-75

bulan Juni lalu, ketika saya pertama kali menyadari bahwa total libur musim panas saya adalah sebanyak 75 hari, saya sama sekali tidak pernah menyangka bahwa hari ke-75 itu akan saya hadapi secepat ini. ketika berada di tengah-tengah masa kebosanan saya melewati liburan yang terlalu panjang, saya setengah mati berharap agar hari masuk kembali ke sekolah segera dimulai. dan ketika saya mondar-mandir sendirian di asrama yang sepi saya pun berharap agar orang-orang segera kembali memenuhi lorong lorong asrama ini sehingga suasana di asrama sedikit lebih ramai.

namun ketika akhirnya saya bangun pagi hari ini (sedikit terlambat, bolos ke Gereja lagi :| ) dan mandi dan makan siang dan nonton film sambil berharap-harap cemas kapan datangnya teman sekamar saya yang baru dan turun ke kantin asrama untuk makan malam, saya baru benar-benar tersadar bahwa liburan saya habis sudah!

kamar-kamar asrama kembali penuh (kecuali kamar saya tentunya, karena tempat tidur samping saya masi kosong), kantin asrama kembali diramaikan dengan orang-orang tak dikenal, tempat sampah di tiap lantai kembali penuh dengan kardus dan barang-barang bekas, dan proses menunggu lift datang kembali menjadi salah satu kegiatan yang saya benci.

dan di sinilah saya, terduduk memandangi kalender kecil saya yang penuh coretan warna-warni (yang diakui Jeje menjadi sumber inspirasinya untuk turut membeli buku kecil catatan sensasinya), dan terpaku pada tanda di kotak hari minggu tanggal 31 agustus yang saya buat sendiri 3 bulan lalu dengan stabilo hijau: 75.

tujuh puluh lima hari libur musim panas saya yang pertama: selesai.

Aug 31, 2008 5:33 AM

kolam

kegiatan di hari ke-20 : berenang!

akibat yang dirasakan : lapar dan letih dan puas dan senang

suasana hati : baik baik saja

suasana leher : agak perih, mau batuk apa ya? huh.

Jul 8, 2008 12:15 PM

kehilangan teman sekamar (lagi)

setelah ditinggal roommate ke Jakarta untuk pertama kali pada tanggal 21 juni yang lalu, lagi-lagi saya akan mengalaminya dalam 10 menit ke depan. roommate yang sekarang, Jeje, akan meninggalkan negri ini dan bermain-main di Singapore dan Thailand selama 3 minggu. apakah yang akan terjadi pada seorang sali dalam kurun waktu 3 minggu tersebut? ntahlah.

baiklah. kini mari mengantarnya turun dan mengucapkan selamat tinggal :D

huhu. akan merindukannya nih tampaknya.

Jul 6, 2008 9:41 PM