Ganti Baju Setelah Sekian Lama…

Ntah kenapa akhir-akhir ini keinginan gue untuk cuap-cuap di blog melunjak lagi. Dan mumpung hasrat itu ada, sekalian lah ya gue “ganti baju” alias ubah theme setelah bertahun-tahun tampilannya gitu-gitu aja hehehe.

Anyway, random and quick updates for today:

  • Hari ini Selasa, 18 April 2017. Saat gue mulai mengetik blog ini, kerjaan hari ini udah beres dan gue lagi menanti waktu pulang untuk bergegas ke Sarinah bertemu dengan Bania, Obi, dan Feyusu. (ps: Feyusu is getting married!)
  • Kemacetan ketika berangkat ke kantor tadi pagi dimulai dari depan apartemen. Jakarta akhir-akhir ini macetnya luar biasa dan luar binasa. Di mana-mana dan sungguh tak terduga. Gatot Subroto MT Haryono udah kayak neraka, dengan Pancoran jadi titik pusatnya. Satu hal yang bisa menguatkan hati gue setiap kali bengong kepanasan di tengah polusi Jakarta adalah, “For a better Jakarta,” dan disusul oleh, “This too shall pass…”
  • Besok, 19 April 2017, adalah Pilkada putaran ke-2. Antara Pak Ahok dan Pak Anies. Gue ga usa lah ya ikut-ikutan ngomongin politik? Udah bosen juga jadi anak IM ditanyain mulu sekarang dukungnya yang mana :p Jadi biarlah hari esok segera berakhir dan berlalu, karena siapapun Gubernurnya yang penting KRISTUS SUDAH BANGKIT *EDISI HOLY*
  • Ohiya kenapa barusan gue nulis edisi Holy, karena memang Paskah baru saja terlewati hari Minggu yang lalu. Yang spesial di Paskah ini adalah, ehm, kami ibadah sekeluarga dan makan malam bersama habis itu. Kenapa spesial? Karena udah lama banget ga gereja dan makan bareng. Maklum anak durhaka ini jarang pulang….
  • Hari ini Selasa, 18 April 2017. Saat gue mengetik ulang kalimat barusan waktu pulang sudah tiba dan gue bisa bergegas meninggalkan kantor! Ini priviledge, karena bekerja di bawah pemerintahan bos Korea ga setiap hari bisa pulang on time. Yang ngerti coba angkat tangan! :)

Selamat nyoblos ya, Jakarta!

From where I work…

우리 이사했어요!

Mulai 10 Oktober 2016 lalu, kantor kami pindah gedung. Yang tadinya gue menobatkan diri sebagai anak Kuningan, sekarang gue jadi anak Semanggi :))

Location wise, quite good since gue jadi sekali aja naik Transjakartanya kalau mau pulang, ngga perlu transit sana sini hehehe. Tapi favorit gue dari kantor baru ini adalah viewnya sih. Baru pertama kali ngantor dari tempat setinggi ini :D

photo-10-10-16-2-26-37-pmphoto-10-25-16-4-22-02-pmphoto-10-10-16-3-43-21-pmphoto-10-12-16-8-45-19-amphoto-10-17-16-2-29-14-pmphoto-10-24-16-5-39-04-pmphoto-10-27-16-2-07-24-pm

Yaaaa asal jangan pake acara latihan pemadam kebakaran segala yaaa..

Petuah dari Bapake

“Sali, can I borrow your time?”

‘Yes, Sir’

“It won’t take too long, just 2 days.”

‘Ehh??’

“Kidding. 5 minutes.”

‘Hahah.. alright Sir.’

“So I just want you to know, that you have worked hard these past 3 months.”

‘Thank you..’

“But I want you to work even harder…”

‘Noted Sir…’

“And always remember these three things.”

*nyiapin catetan*

“First, please be digilogue. Digital and analogue. We live in the online world, working in the e-commerce industry, but we cannot work like a computer. We should be digilogue. Work with a digital mind, but have analogue heart.”

‘Oowwkay…’

“Also, please love the job, and love the company. I hope here is better than your previous company…”

‘Haha.. it definitely is, Sir.’

“And don’t forget, be the owner of this company. Someone who is an owner of a company works differently than a person who thinks he is just a regular employee. Be special. Take the responsibility. This company leans on you.”

“Got it Sir.”

“Happy 3 months, Sali.”

:)

Life’s Good

So! Gue berasa hutang cerita banyaaaak banget. Sama diri gue sendiri tapi. Hahaha. Karena gatau juga siapa yang butuh life updates gue :p Tapi yah buat bekal bahan bacaan gue sambil nostalgiaan di masa depan, I will write those down in points:

– SATU –

I’m now an office worker! Setelah setahun kerja di hutan dan main di sungai, akhirnya gue kembali menjadi pekerja kantoran di dalam gedung dan berkamar mandi baik. Gue ngga bilang gue budak korporat lagi, karena somehow kerjaan yang sekarang jauh lebih manusiawi. Masih di perusahaan Korea, (go check http://www.elevenia.co.id) namun suasananya jauh berbeda dengan kantor L. Teman-teman bermainnya juga menyenangkan, karena gue berkesempatan bekerja bersama teman-teman kuliah gue di Korea dulu, dan bertemu dengan banyak kawan-kawan baru yang super asyik :D Love!


 

– DUA –

Gue ngekos. Bertahun-tahun hidup jauh dari rumah membuat gue sadar bahwa gue…… memang prefer tinggal sendiri. Bukannya ngga kangen mama papa, tapi somehow gue merindukan kebebasan untuk.. ngapa-ngapain. Hahah lagian kantor yang sekarang lokasinya sangat jauh dari rumah. Well, lebih tepatnya emang rumah gue aja yang kejauhan T.T

Tapi! Ada baiknya gue ngekos. Gue jadi jauh lebih menghargai waktu yang gue punya dengan keluarga. Kalau lagi berakhir pekan dan pulang ke rumah, rasanya hepi maksimum! Apalagi kalau udah main main sama keponakan yang makin lama makin ga mirip gue mukanya :( (Dia makin cantik dan gue makin tua)


 

– TIGA –

Gue mendaftarkan diri gue sendiri untuk ikut gym!! Ini gila sih. Gue ga pernah suka olahraga sebelumnya, tapi seiring badan menjadi semakin tua dan kegiatan sepulang kantor semakin tidak bervariasi, akhirnya gue memutuskan untuk mencoba sesuatu yang baru dan menggerakan badan gue lebih banyak. Terus gue gym deh di samping kantor. Biasanya cuma ikut lari-lari kecil atau yoga sih. Tapi lumayanlah ya keringetan…

Oiya sejalan dengan ini, gue juga jadi doyan ikut event lari. Ngga yang hebat-hebat amat sih, biasanya lari cupu jarak pendek. Tapi lumayan, terakhir kali ikut run 5K, pulang pulang menang doorprize dapet setrika gratis heheh.


 

– EMPAT –

Gue… menggembil? Hahah ga tau pasti udah naik berapa kilo, tapi gue sangat berasa celana gue menyempit. Ga ngerti juga ini hal baik atau buruk, karena banyak yang bilang selama di hutan kemarin gue kurusan. Tapi gue lebih suka celana gue  longgar sih… kalo sempit gini kan jadi khawatir….

Lalu tangan juga… mulai menunjukkan tanda tanda mengembang….


 

– LIMA –

Kaki gue semakin panjang, alias gue jadi males diem aja :”( Pulang kantor adaaa aja kegiatan. Ketemu si ini, nonton sama si itu, janjian di sini, lari di sana, diajak meeting ke sini, rame-ramein acara ke sana. Untungnya Tuhan masih baik memberi gue rezeki cukup untuk ngegrabbike ke mana mana dan tenaga yang oke untuk selalu semangat! Hahah di satu sisi emang gue jadi keterusan aja sih pengen tetap aktif berkegiatan sejak pensiun dari Pengajar Muda, dan di sisi lain emang gue butuh distraction…. karena… you know why..

 

Heheheh anyway! Happy Monday! Excited sekali melewati minggu ini, karena di penghujung pekan bulan favorit Sali akan segera datang <3

10 things 10 years ago Sali should know…

Ngorek-ngorek harddisk hari ini, dan menemukan draft tulisan beberapa bulan lalu. Dibuang sayang, dipost pun agak gak relevan di poin terakhir. NAMUN! Gue mencoba tetap mempublish tulisan ini agar sedikit lebih otentik, sekaligus sebagai pengingat bahwa memang banyak hal yang akan berubah dalam hidup, tapi ya lo tetap harus hidup. Jadi selamat menikmati, but please be aware that the last point doesn’t count anymore.

Nanga Bungan, 19 Januari 2015

10 THINGS 10 YEARS AGO SALI SHOULD KNOW

Age when writing: 25

Ten years ago: 15, kelas 1 SMA, di Jakarta

10 tahun yang lalu kurang lebih Sali bentuknya seperti itu :D

  1. Teman-teman terdekat yang lo miliki saat ini akan tetap menjadi teman-teman terbaik lo sampai 10 tahun ke depan (and counting) meskipun selepas SMA kalian akan terpisah jauh selama bertahun-tahun. They are the best.
  2. Lo sama sekali nggak sia-sia udah merelakan malam minggu lo untuk les renang selama 2 tahun. Sepuluh tahun lagi lo akan hidup di hutan dan bergantung pada sungai, jadi bersyukurlah setidaknya lo sudah punya basic mengapung di air.
  3. Jempol kiri lo masih nggak bisa digerakkan? Relakan sudah. It’s been… 7? 8? years since the accident, dan lo tetap bisa melakukan segala hal dengan baik termasuk main piano. Jadi nggak usah terlalu diambil pusing, soalnya toh 10 tahun ke depan (dan sepertinya untuk selamanya) jempol itu nggak pernah sembuh.
  4. Tentang les piano… hmm….. lo bakal kaget nggak kalau bahkan 10 tahun ke depan lo akan tetap bisa main piano dan menemukan bahwa kemampuan itu sangat membantu lo dalam bersosialisasi dan melayani Tuhan? Jadi berlatihlah dengan baik, ngga usa banyak bolos, karena toh waktu lo untuk les hanya tinggal beberapa tahun lagi.
  5. Mimpi lo untuk sekolah di luar negeri dan tinggal di asrama bersama teman-teman yang manis akan menjadi nyata beberapa tahun lagi. Tapi luar negerinya pasti belum terbayang sama sekali ya di kepala lo? Yang pasti dia bukan negara berbahasa Inggris dan menggunakan alfabet. Tapi tenang aja, hidup lo akan berubah banyaaaak sekali di sana, dan lo akan menemukan banyak hal baru.
  6. Di antaranya lo akan menemukan bahwa lo ternyata berani juga ikut organisasi, even jadi ketuanya! Surprise surprise! Jadi coba itu formulir pendaftaran OSISnya buruan diisi, dia akan menjadi langkah awal lo loh :)
  7. Di negara tidak berbahasa Inggris itu lo juga akan mendapatkan pengalaman lain selain sekolah, yaitu bekerja di perusahaan raksasa dengan budaya yang lo sangat tidak familiar. Penuh dengan senioritas dan kerja keras. Tapi again, lo akan belajar banyak di situ. Dari mulai mengatur keuangan, patuh pada atasan, bekerja di bawah tekanan, sampai mengatasi jerawat.
  8. Dandanan lo masih kayak cowok? Tenang, lo sendiri yang tahu lo tidak dengan sengaja berpenampilan tomboy. Lo cuma males aja beli baju dan nggak punya duit untuk belil sepatu lucu. Pada akhirnya ketika lo sudah bisa menghasilkan uang sendiri penampilan lo nggak akan terlalu berantakan lagi kog. Lo akan mulai tertarik dengan segala dress elegan, alat make up, kuteks warna warni, aaand shoes!! Yess lo akan menemukan cinta kedua lo di sepatu, meskipun seringkali dompet lo berkata tidak. Jadi semacam cinta tapi benci gitu.
  9. Ngomong-ngomong soal cowok, surprisingly cowok-cowok yang lo kenal sekarang (yang jumlahnya sangat sedikit itu) akan tetap menjadi teman-teman lo untuk 10 tahun ke depan, walaupun pertemanannya sebatas di media sosial. Nah dua dari cowok yang sudah lo kenal saat ini akan menjadi pacar-pacar lo, walaupun akhirnya putus juga sih….
  10. Namun no worries! Pada akhirnya lo akan menemukan seseorang yang berbaik hati rela menjadi pacar lo dan bahkan meminta lo menjadi istrinya. Dia bukan pangeran berkuda putih ataupun si badboy 구준표, tapi dia adalah segalanya yang lo butuhkan. Smart, determined, patient. Dan mau mengerti lo!! Ini yang paling penting! Kalau saat ini lo pikir lo adalah perempuan paling simple dan nggak ngerepotin yang pernah ada di dunia, apparently 10 tahun lagi isi kepala lo tidak demikian lagi! Dan ini cukup menjengkelkan sehingga butuh skill khusus untuk menangani lo. Syukurnya laki-laki yang satu ini berani dan bisa. Dia akan membantu lo lebih mengenal diri lo sendiri dan menemukan jalan hidup lo. And he will be your sunshine, your only sunshine. Just like his name :)

^_^

Tambahan dari Sali di hari Rabu tanggal 14 Oktober 2015:

11. Saat ini lo ga kebayang hidup lo kayak apa? Lo penasaran masa depan lo bakalan begimana? Lo pengen cepet-cepet tua karena lo pikir kalo lo tuaan dikit lo akan lebih mengerti tentang hidup? Well, ini spoilernya: 10 tahun kemudian pun lo akan tetep ngga ngerti apa apa!! Hahahah lo akan tetep bingung jalan mana yang harus lo pilih, dan lo akan menjadi semakin bingung kalau ngeliat hidup lo ke belakang, kog belok belok banget?? Ngapain aja gue selama hidup?? Hehehe BUT! Tenang, di saat-saat seperti ini marilah kita menjadi sedikit terang dan mengingat lirik lagu I don’t know about tomorrow, but I know who holds my hand!!  :))

So take it easy, especially on yourself, and enjoy the ride. 

“Karena setiap cerita bisa dituliskan berbeda..”

Happy White Day Happy Last Day

18 November 2013 – 14 Maret 2014

Waktu yang lumayan singkat (CUMA  4 bulan) apalagi dibandingkan dengan periode saya bekerja di perusahaan sebelumnya. Bonding sama orang-orangnya juga agak lebih ekspress, nggak sempet nyoju satu tim sampe bosnya mabok di karaoke atau outing ke luar kota pake acara kecelakaan digigit anjing segala.

HR Team
HR Team – Last Day sponsored by Tongsis!

Tapi somehow 4 bulan di kantor L yang kali ini sangat bermakna loh. Kerjaannya nggak seru, banyak bikin garuk garuk kepala, tapi sangat menantang. Otak juga nggak sempet jadi tumpul, karena kebetulan buanyak banget yang bisa dipelajari (alias kerjaannya kebanyakan dan terlalu serabutan hahahaha).

Gak nyangka juga sih bisa ngomong kayak gini, karena saya inget sempet menolak masuk perusahaan ini sampe 3 kali :D :D :D Kalo bukan karena “baginda raja” sendiri yang turun tangan “melamar” saya, nggak mungkin masuk L lagi rasanya :p

HR Team minus Farra :(
HR Team minus Farra :(

But anyway… Im glad I took this job. Bagi banyak orang mungkin kantor ini neraka, tapi buat saya kantor ini bumi (well belom sampe tahap “surga” juga sih). Nggak ngerti juga sebenernya emang life gets easier or I just get better, tapi either way intinya I survived and Im proud of it!! Huzzah! Lulus lagi dari L사!

So goodbye for now, Lotte! Sejujurnya nggak terlalu kepengen ketemu dirimu lagi sih di masa depan, tapi belajar dari pengalaman saya nggak berani ngomong macem macem. Ntar Papi J kumat isengnya terus ntah begimana caranya saya jadi berurusan lagi sama L kan berabe.. bisa dicap gagal move on lagi T.T

14 Maret: Happy Birthday Karen(s)
14 Maret: Happy Birthday Karen(s)

Special thanks to Karen, Dewi, Farra, Yonas, Lidya, Luqman, dan Leo yang sudah sangat mencerahkan hari-hari saya di kantor, begitu juga dengan tim Marketing serta tim HR yang menjadi keluarga besar saya selama bekerja, dan juga Ibu Maria yang mendidik dan membimbing saya selama 2 bulan terakhir, serta pastinyaaa Mr Suh yang sudah “melamar” saya. Hehehe au revoir!

Vitamin di kala bekerja ^_____^
Vitamin di kala bekerja ^_____^

Dilema Setiap Pagi (Kalau Hujan)

Rutinitas pagi belakangan ini:

Bangun pagi, cek pendengaran, itu suara hujan apa suara bajaj lewat?

Oh bukan hujan, ya bagus deh. 

Keluar kamar, kucek-kucek mata, nengok ke langit. (berasa tidurnya di alam aja)

GILE!! Jam 6 pagi apa 6 sore nih? Gelap amat bro…

Ambil HP, nyalain musik, mulai sikat gigi, mandi pelan pelan, lagu udah ganti 3 kali, mulai sadar udah kelamaan di kamar mandi.

Oke mari buru-buru mandi sebelum hujan turun.

Masuk kamar lagi, pake baju, beres-beres, ngibrit ke dapur, potong kue Meranti secuil, mulai sarapan ekspress.

Oke mari buru-buru makan sebelum hujan turun.

Harapan gue sirna.

Mendadak langit mengamuk, air mulai turun, hujan membasahi bumi, gue pun cengo.

Great, sekarang gue naik apaan dong ke kantor???

Masih ngunyah potongan Meranti terakhir, gue mulai menatap ke luar sambil main hape dengan sebal.

Biasanya gue ngantor naik ojek; selain harganya terjangkau, waktu tempuhnya juga singkat. Tapi kalo ujan gini?? T.T

Pilihan kedua bisa sih naik taksi, tapi sekali nelpon Blue Bird minimal pembayaran itu 40 ribu, padahal normalnya ke kantor gue cuma 20 ribu… huuu kan rugi bandar T.T

Pilihan ketiga bisa juga nyetir bawa mobil, tapiiii parkir di kantor sendiri itu bener-bener bikin nangis darah. Coba aja itung 11 jam kali 4 ribu…

Naah kalau mau agak ekonomis sedikit sih mungkin bisa dicoba nyetopin taksi di pinggir jalan, tapiii hujan hujan begini udah basah, taksi juga penuh semua -__-

Yang jelas ada sih bus kopaja yak, jadi jalan kaki dulu 1 km, nyambung kopaja, turun lalu jalan kaki lagi 1 km. Pilihan sangat ekonomis dan menggiurkan, hanya saja waktu tempuhnya tiga kali lipat pilihan-pilihan lainnya. Kalau mau naik bus mustinya bangun tidur kuterus berangkat, kagak pake mandi apalagi ngunyah Meranti..

Jadi penyelesaiannya?

Nggak tahu. Sampe sekarang masih mencari cara paling ideal untuk ngantor di kala hujan. Bener-bener dilema tiada akhir di musim penghujan ini.

Sementara untuk tadi pagi sih gue kekeuh naik ojek, karena pas berangkat belom hujan. Cuma sayang aja gue kurang hoki, di tengah jalan hujan dan gue cukup basah serta kedinginan….. mari minum vitamin banyak banyak. Huuu…..

#firstworldproblem

Mengapa saya suka pekerjaan saya sekarang

Bukan saat yang tepat untuk mengetik blog karena badan sudah cape dan cinderella harusnya sudah terlelap sebelum pukul dua belas malam, namun inilah saya dengan ke-random-an saya.. lagi-lagi gatal untuk menulis apa yang ada di otak.

Kenapa saya suka apa yang saya lakukan sekarang?

1. Karena kantor saya dekat dengan tempat saya tinggal. Bangun jam 7.30, sarapan jam 8.05, keluar rumah jam 8.20, tiba di kantor jam 8.40. Heaven.

2. Karena saking dekatnya jadi saya tidak perlu nyetir lagi ke kantor!! yeaay

3. Karena saya bisa sekalian olahraga setiap hari. Sejauh ini berjalan kaki tiap pulang kantor terasa sangat menyenangkan.. asal ga ujan aja sih :3

4. Karena teman-teman satu tim saya sangat menyenangkan. Mungkin ini enaknya berada di Marketing, semua orangnya pintar ngomong dan sangat berisik.

5. Karena teman-teman tim sebelah juga sangat menyenangkan. Termasuk di dalamnya beberapa teman yang sudah saya kenal sejak di Korea dulu, jadi selalu ada teman seperjuangan.

6. Dan karena dua poin di ataslah jujur saya agak (sejauh ini) semangat bekerja tiap hari, masuk ruang kantor lalu sok asyik nyapa semua orang sambil nyengir. Semoga hal ini bertahan hingga ke masa depan.

7. Karena pulangnya teng-go. Yang ini agak diragukan sih ke depannya gimana, tapi so far saya selalu pulang jam 6 kalau memang udah ga ada kerjaan. Udah gak peduli lagi sama lembur geje cuma karena ngga enak sama atasan. Kapok.

8. Karena atasan langsung saya sangat baik. Sangat pengertian, sangat fleksibel dalam menentukan jam kerja.

9. Karena sebenarnya atasan langsung saya adalah orang yang kedudukannya agak tinggi di kantor, jadi dia juga ga punya terlalu banyak waktu untuk memperhatikan saya.

10. Karena kantor saya selalu adem.

11. Karena kantor saya lengkap, bisa belanja baju sepatu makanan sampe kebutuhan sehari-hari.

12. Karena kantor saya dekat dengan ambassador, salah satu mal/ITC penopang hidup saya.

13. Karena kantor saya punya kegiatan CSR yang patut diacungi jempol. Hari ini kami ke Sekolah Kami, sebuah kelompok belajar untuk anak pemulung dan kaum dhuafa, dan saya jadi ibu guru untuk sehari. Sensasinya kayak balik ke masa CCAP  di Korea dulu :p

14. Karena job desk saya lumayan sesuai dengan apa yang saya bisa dan saya sukai.

15. Karena saya sudah merasakan neraka terpanas di pekerjaan saya sebelumnya, jadi apapun itu yang saya lakukan sekarang dan seberat apapun pekerjaan saya sekarang rasanya masih nggak sebanding dengan kekejaman pekerjaan saya sebelumnya…

Yess mari tetap positif sali. Mari bekerja untuk tiga hari terakhir di tahun 2013 lalu kita rayakan ulang tahun papi J.

That moment when you dont even know the name of the one who’s been flirting with you

“Sali”

‘Ya mbak’

“Ini nitip yah sekalian buat si ****i”

‘Ooh oke mbak’

— tiga detik kemudian —

‘Eh mbak!! Lah aku gak tau ****i tuh siapa?’

“Yaampun ituloh yang duduknya deket kamu. Ntar tanya aja sama anak-anak di situ.”

‘Oh oke.’

— lima menit kemudian, sudah kembali ke ruangan kantor biasa —

‘*uuuuu lo kenal orang bernama ini ga? Gue dititipin HRD suru ngasi ke dia nih tapi ga tau orangnya yang mana’ (nunjuk nama di amplop coklat)

“Lah Sal? Ituuu si ****i anak buahnya bu D!”

‘Oooh….. yang mana ya??’ (tetep ga ngerti)

“Yang tiap hari godain lo sal…”

‘Oh?!’ (damn)

“Lo sih keterlaluan loh udah tiap hari disamperin diajak ngobrol dan lo tetep ga tau namanya dia?? Wah parah..”

‘Oh….. yah…’

Huuuu mari makan siang :3

Kenapa sih orang harus mengumpat?

Alkisah di suatu sore yang tenang, semua karyawan sedang duduk manis di tempatnya masing-masing sementara pakbos terdengar sedang berdiskusi dengan seseorang di pojok ruangan. Sayup-sayup suara mereka terdengar, dalam bahasa Korea.

Entah orang itu siapa, entah orang itu dari mana, dan entah apa yang sedang mereka bicarakan, tiba-tiba terdengar pakbos berang,

넌 똑바로 설명 안 해??? / jelasin yang bener nggak!!!

니가 말을 제대로 해야 내가 알 수 있잖아 / lo ngomong yang bener dulu lah baru gue bisa ngerti 

나 이 내용 뭔지도 모르고 도대체 어떻게 돈을 달라는거야!! / gue ini apaan juga kagak tau, kog seenaknya minta duit sih

난 무슨 *데 *버뉴 주인이냐??? / lo kira gue yang punya perusahaan ini???

안돼!!! / kagak bisa!!!

… (sayup sayup orang itu menjawab tapi ga kedengeran dari tempat saya)

adegan berikutnya pakbos sudah dalam posisi berdiri dan suaranya menggelegar

왜?? / kenapa?

기분 나빠?? / lo ga suka??

함번 뒤집어질래???  어???? / lo mau gue abisin ya???

… (orang tersebut masih berusaha menjawab dengan suara super sangat kecil)

야!! / heh!!

나가!! / keluar lo!!

pakbos sambil berdiri dan mengarahkan telunjuknya ke pintu

빨리 나가, 시발!!! / buruan keluar, m*nyet!!!

orang tersebut bangun dan beranjak ke arah pintu keluar

야!! 새끼야!!  / anj*ng lu ya emang

시발 새끼…

Maka gelap lah aura kantor sore itu. Kasian sih si orang tadi, dimaki maki di satu kantor. Mungkin dia memang ada salahnya, atau mungkin orang itu juga menawarkan proposal yang nggak masuk akal. Tapi tetep aja sih… punya bos yang perbendaharaan katanya kayak preman pasar gitu lumayan bikin aura kantor jadi ngga enak. (eh tapi ini bos yang berbeda dengan bos colongan sebelumnya kog, kalo yang itu sih kebalikannya banget)

Aigoo……

Kenapa sih orang harus mengumpat?